Performa Real Madrid yang kurang memuaskan musim ini berbuntut pada sorotan terhadap sikap Jude Bellingham di lapangan. Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, dilaporkan telah menegur langsung gelandang asal Inggris tersebut.
Teguran ini muncul menyusul kekalahan 2-4 Real Madrid dari Benfica di League Phase Liga Champions. Hasil tersebut membuat Real Madrid gagal finis di delapan besar dan harus menghadapi Benfica lagi di babak play-off.
Meski Bellingham tidak mendapat kartu kuning di laga tersebut, gestur frustrasinya memicu kekhawatiran rekan setim. Sebelumnya, isu temperamen Bellingham juga mencuat di Inggris. Bahkan, Thomas Tuchel sempat menyampaikan bahwa ibu Bellingham menilai "amarah, hasrat, dan api" yang dimiliki putranya terasa "mengganggu", meski kemudian Tuchel meminta maaf atas pernyataannya.
Media Spanyol, El Nacional, melaporkan bahwa Courtois telah menyampaikan kekhawatirannya kepada pelatih sementara Madrid, Alvaro Arbeloa. Courtois disebut mendesak agar Bellingham mengubah sikapnya. Courtois menilai Bellingham mudah kehilangan fokus, kurang berkontribusi dalam bertahan, dan tidak memberikan kontribusi saat performa ofensifnya menurun.
Courtois bahkan menyarankan agar Arbeloa tidak ragu mencadangkan Bellingham jika dinilai kurang bekerja keras dan tidak menunjukkan komitmen penuh di lapangan.
Gejolak di Ruang Ganti Real Madrid
Situasi ini menambah kontroversi di Real Madrid, setelah kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih. Bellingham termasuk pemain yang mendapat kecaman terkait pemecatan Alonso. Ia, bersama Vinicius Junior dan Federico Valverde, bahkan mendapat siulan dari suporter saat Madrid menang atas Levante pada 17 Januari lalu.
Musim ini, Bellingham sempat absen karena pemulihan pascaoperasi bahu. Hingga kini, ia mencatatkan enam gol dan empat assist dari 27 penampilan di semua ajang.
Masa Depan Bellingham Dipertanyakan
Kekalahan dari Benfica memunculkan spekulasi tentang masa depan Bellingham di Madrid. Sejumlah klub Premier League disebut telah mengajukan tawaran di atas 100 juta euro. Real Madrid bersedia mempertimbangkan tawaran tersebut jika performa Bellingham tidak meningkat.
Tekanan terhadap Bellingham semakin terasa. Courtois bukan satu-satunya yang kecewa. Ada "perasaan di ruang ganti" bahwa Bellingham mendapat perlindungan berlebihan karena statusnya di tim.
Bellingham sebelumnya menolak tawaran Liverpool dan Manchester City untuk bergabung dengan Real Madrid dari Borussia Dortmund dengan transfer 127 juta euro. Ia menjadi pembelian termahal dalam sejarah klub, setelah tampil gemilang di musim debutnya. Namun, musim ini, sikap, konsistensi, dan masa depannya mulai dipertanyakan.