Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp 130 triliun untuk merekonstruksi wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Dana ini akan digunakan selama tiga tahun ke depan.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa angka Rp 130 triliun masih berupa usulan. Perhitungan ini berasal dari Kementerian PPN/Bappenas yang mengumpulkan rencana kerja dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah. Rencana-rencana tersebut kemudian disatukan dalam sebuah rencana induk.
“Di Gugus Tugas sudah ada rencana induk untuk pembangunan tiga provinsi ini dalam waktu tiga tahun itu setahu saya sementara exercise-nya lebih kurang Rp 130 triliun. Lebih kurang, tapi ini nggak saya katakan angka fix, karena mungkin ada dobel. Anggaran itu akan dikerjakan KL selama multi-year tiga tahun,” kata Tito di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).
Tito menambahkan, rencana induk resmi diharapkan selesai paling lambat 1 April 2026.
“Nanti kalau sudah dibuat, Menkeu akan biayai kalau sudah menjadi renduk, ini betul-betul planning clear, siap, apa saja yang mau dibuat, dan nilainya berapa,” ujar Tito.
Dana tersebut, menurut Tito, akan digunakan untuk berbagai keperluan. Contohnya, pembangunan hunian tetap, infrastruktur seperti jalan dan jembatan, serta perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan.