Cara Lamine Yamal Atasi Cedera Pubalgia

Lamine Yamal, pemain Barcelona, sempat mengalami cedera pubalgia yang menghambat performanya. Begini cara ia mengatasinya.

Performa Lamine Yamal, pemain muda Barcelona, sempat mengalami penurunan akibat cedera pubalgia. Cedera ini menghantuinya selama beberapa bulan, tetapi ia berhasil mengatasinya dan kembali menemukan performa terbaiknya.

Cedera pubalgia pertama kali terdeteksi pada September. Kondisi ini sempat memburuk saat Yamal bergabung dengan Timnas Spanyol, membuatnya harus absen selama beberapa pekan. Sekembalinya ke lapangan, rasa nyeri masih muncul dan mengganggu penampilannya.

Santi Ovalle, jurnalis Cadena SER, mengungkapkan bahwa Yamal awalnya kesulitan memahami cedera yang dialaminya. Kondisi yang tidak menentu, kadang terasa baik dan tiba-tiba nyeri muncul, sempat membuatnya frustrasi.

Perubahan signifikan terjadi sejak November 2025. Yamal menjalani prosedur radiofrekuensi ringan di Belgia untuk mengatasi pubalgianya. Meski begitu, pemulihan tidak langsung mulus dan rasa nyeri masih sesekali terasa.

Tim medis Barcelona menyarankan Yamal untuk tetap menjalani latihan khusus pada area tersebut, bahkan saat tidak merasakan sakit. Pendekatan ini menjadi titik balik. Kondisi pubalgia Yamal berangsur membaik dan kini hampir sepenuhnya teratasi.

Yamal bertekad melakukan apa pun demi pulih sepenuhnya. Upaya tersebut membuahkan hasil, baik bagi dirinya maupun Barcelona. Penanganan cedera akan tetap dilakukan secara hati-hati ke depannya.

Selain Yamal, Nico Williams dari Athletic Club dan Antony dari Real Betis juga mengalami cedera serupa. Keduanya berpeluang mengikuti metode pemulihan yang sama dengan Yamal.

Recommended