David Raya Raih Golden Glove Premier League Tiga Musim Beruntun

Kiper Arsenal David Raya amankan gelar Golden Glove Premier League musim 2025/2026 setelah mencatatkan 18 clean sheets tidak terkejar.

Penjaga gawang Arsenal, David Raya, resmi mengamankan penghargaan Premier League Golden Glove untuk ketiga kalinya secara berturut-turut pada Minggu (11/5/2026). Kepastian gelar individu ini didapatkan setelah Raya mencatatkan 18 nirbobol (clean sheets) sepanjang musim.

Jumlah torehan tersebut sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh pesaing terdekatnya hingga akhir kompetisi. Dilansir dari Bola, keberhasilan ini dikukuhkan saat Arsenal bertandang melawan West Ham di London Stadium pada akhir pekan tersebut.

Dalam laga tersebut, Raya tampil krusial dengan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang dari Matheus Fernandes. Kemenangan dramatis Arsenal juga diwarnai keputusan VAR yang menganulir gol West Ham karena pelanggaran terhadap sang kiper.

Gianluigi Donnarumma dari Manchester City yang menjadi kompetitor terdekat hanya mengumpulkan 14 clean sheets. Secara matematis, sisa pertandingan yang ada tidak cukup bagi Donnarumma untuk melampaui rekor yang dicatatkan oleh kiper asal Spanyol tersebut.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa konsisten anak asuhnya di bawah mistar gawang. Penyelamatan yang dilakukan Raya dianggap sebagai salah satu titik balik tim dalam persaingan gelar musim ini.

"Ketika Anda berbicara tentang momen magis, ini jelas salah satu yang paling dibutuhkan. Dia luar biasa," ujar Mikel Arteta, Manajer Arsenal.

Pencapaian ini menyejajarkan posisi David Raya dengan deretan kiper elite seperti Pepe Reina, Joe Hart, dan Ederson yang pernah meraih Golden Glove tiga kali beruntun. Sejak didatangkan dari Brentford pada 2023, ia selalu memenangkan penghargaan tersebut di setiap musimnya.

Selain prestasi individu sang kiper, Arsenal juga memecahkan rekor kemenangan terbanyak klub dalam satu musim dengan total 42 kemenangan di semua kompetisi. Angka ini melampaui rekor sebelumnya pada musim 1970/1971 yang mencatatkan 41 kemenangan.

Skuad asuhan Mikel Arteta kini berpeluang besar untuk menyempurnakan musim bersejarah ini dengan mengejar status double winners. Tim asal London Utara tersebut hanya membutuhkan tiga kemenangan tambahan untuk meraih dua trofi utama sekaligus.

Recommended