Dean Zandbergen Dianggap Layak Perkuat Timnas Indonesia

Performa Dean Zandbergen di Liga 2 Belanda menarik perhatian PSSI untuk program naturalisasi, terutama setelah ia mencetak tiga gol untuk VVV-Venlo.

Dean Zandbergen terus menunjukkan potensi besar untuk memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi. Penyerang berdarah Depok ini berhasil mencetak tiga gol saat VVV-Venlo mengalahkan SC Cambuur dalam lanjutan Liga 2 Belanda musim 2025/2026 pada Sabtu, 4 April 2026. Torehan ini menambah daftar panjang performa impresifnya.

Hingga saat ini, Zandbergen telah mengoleksi 11 gol sepanjang musim, menjadikannya salah satu penyerang paling berbahaya di kompetisi tersebut. Pemain kelahiran 5 September 2001 ini dikenal sebagai striker ideal dengan keterampilan di atas rata-rata dan keunggulan dalam duel udara, berkat tinggi badannya yang mencapai 188 sentimeter.

Kabar mengenai Dean Zandbergen yang masuk dalam daftar program naturalisasi PSSI memang santer terdengar. Selain Zandbergen, nama lain yang juga disebut-sebut akan dinaturalisasi adalah Luke Vickery, penyerang dari Macarthur FC, Australia, seperti dikutip dari Bola.

Menanggapi rencana naturalisasi ini, pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menyampaikan pandangannya. Pria yang akrab disapa Ropan ini mengaku telah menyaksikan langsung penampilan Dean Zandbergen dan menilai performanya sangat memuaskan.

Ropan menyarankan PSSI untuk segera menindaklanjuti potensi Zandbergen. Ia khawatir, jika tidak cepat diurus, Dean Zandbergen bisa saja dilirik klub-klub Eredivisie (kasta tertinggi Liga Belanda) atau memperpanjang kontraknya dengan VVV-Venlo, sebagaimana disampaikan Ropan melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan.

Menurut Ropan, kehadiran Dean Zandbergen, ditambah Luke Vickery, akan sangat memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia membayangkan kombinasi keduanya akan menciptakan kekuatan ofensif yang mewah bagi Skuad Garuda.

Ropan menambahkan, Ole Romeny yang kini lebih nyaman bermain di posisi nomor 10, akan sangat terbantu dengan adanya striker nomor 9 murni di depannya. Hal ini diyakini akan menjadi keuntungan besar bagi sektor penyerangan tim nasional.

Urgensi Striker Anyar dan FIFA Matchday

Kebutuhan akan striker baru menjadi masalah klasik bagi Timnas Indonesia, bahkan sejak era pelatih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Pasalnya, dalam waktu dekat, pasukan John Herdman akan menghadapi agenda FIFA Matchday pada 1 hingga 9 Juni mendatang.

Recommended