Pemerintah sedang mempercepat digitalisasi pendidikan di Indonesia dengan pemasangan Interactive Flat Panel (IFP) di berbagai sekolah, termasuk yang berada di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa inisiatif ini mencakup digitalisasi pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi. Saat ini, sudah terpasang 288.831 interactive flat panel. Pernyataan ini disampaikan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, seperti dikutip dari akun Instagram @kemensetneg.ri, Jumat, 27 Maret 2026.
Prabowo menambahkan, penggunaan papan interaktif digital dapat meningkatkan semangat belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris.
Selain itu, Kepala Negara menyampaikan bahwa pembelajaran akan didukung oleh sistem hibrida melalui studio pusat. Guru-guru terbaik akan disiapkan untuk mengajar di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar, sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif dan terpantau. "Ini lompatan dalam rangka human capital," ujar Prabowo.