Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi memastikan kendaraan listrik berbasis baterai tetap mendapatkan pengecualian dari aturan ganjil genap di seluruh ruas jalan protokol pada Rabu, 6 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk mempercepat transisi mobilitas ramah lingkungan di wilayah ibu kota.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan strategi daerah dalam menekan angka emisi gas buang di kawasan perkotaan. Dilansir dari Medcom, pemberian insentif ini diharapkan dapat mengubah pola konsumsi energi masyarakat di sektor transportasi.
"Kami mempertahankan kebijakan bebas ganjil genap bagi kendaraan listrik berbasis baterai," ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Ia menekankan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik harus berjalan beriringan dengan penguatan transportasi umum yang konsisten.
Selain kemudahan akses jalan, Pemprov DKI Jakarta juga tetap memberlakukan insentif fiskal berupa penghapusan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pemilik kendaraan listrik berbasis baterai juga mendapatkan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Landasan kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3764/SJ yang memberikan wewenang kepada pemerintah daerah untuk mengatur insentif fiskal. Kepala Bapenda DKI Jakarta, Lusiana Herawati, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan membangun ekosistem energi terbarukan yang lebih kuat di Jakarta.
Berdasarkan data aturan terbaru, pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026 memang masih menetapkan kendaraan listrik sebagai objek pajak resmi. Namun, regulasi tersebut memberikan ruang fleksibilitas bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan besaran tarif pajaknya.
Melalui Pasal 19 pada peraturan tersebut, daerah diberikan kewenangan penuh untuk memberikan pengurangan pajak hingga titik nol rupiah. Kebijakan ini menjadi instrumen utama bagi Jakarta dalam mendorong warga beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke teknologi baterai yang lebih bersih.