Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terpantau mengalami tren penurunan tipis terhadap rupiah pada perdagangan Senin pagi (27/4/2026). Meski melemah, posisi mata uang Negeri Paman Sam tersebut masih tertahan di kisaran level Rp 17.200.
Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir dari Detik Finance, dolar AS berada pada posisi Rp 17.222. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 7,00 poin atau setara dengan 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Koreksi nilai tukar ini tidak hanya terjadi terhadap rupiah, melainkan juga melanda dolar AS saat berhadapan dengan sejumlah mata uang utama dunia lainnya. Tren pelemahan tercatat terjadi pada yen Jepang, dolar Australia, dolar Singapura, yuan China, pound sterling, dan euro.
Penurunan paling signifikan terlihat pada nilai tukar dolar AS terhadap dolar Australia yang mencapai 0,22 persen. Selain itu, mata uang AS ini juga berkurang 0,2 persen nilainya ketika berhadapan dengan yen Jepang pada periode yang sama.
Data rincian menunjukkan dolar AS melemah tipis sebesar 0,04 persen terhadap yuan China. Sementara itu, terhadap dolar Singapura, pound sterling, dan euro, pelemahan tercatat masing-masing sebesar 0,01 persen.