Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan terhadap rupiah hingga menyentuh angka Rp 17.162 pada pembukaan perdagangan Jumat (17/4/2026) pagi. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut terpantau masih bertahan kokoh di level Rp 17.100 sejak awal transaksi dimulai.
Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg pada pukul 09.04 WIB, terjadi kenaikan tipis sebesar 24 poin atau setara dengan 0,14 persen. Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan dolar AS yang sudah terlihat sejak pembukaan pasar di level Rp 17.156.
Posisi pembukaan tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada hari sebelumnya. Sebagai informasi, dolar AS mengakhiri sesi perdagangan terakhirnya di angka Rp 17.143 sebelum kembali menanjak pada pagi ini.
Selama periode perdagangan pagi, fluktuasi mata uang tersebut berada pada rentang tertinggi di level Rp 17.155 dan titik terendah Rp 17.151. Secara akumulatif, penguatan dolar AS telah mencapai angka 2,89 persen jika dihitung secara tahunan.
Data dalam jangka panjang menunjukkan bahwa mata uang Amerika Serikat ini bergerak cukup dinamis. Dalam kurun waktu 52 minggu terakhir, dolar AS diperdagangkan pada kisaran harga antara Rp 16.079 hingga mencapai puncaknya di Rp 17.164.