Nama Dony Tri Pamungkas menjadi sorotan terkait potensi dirinya mengisi skuad Timnas Indonesia. Absennya Dean James membuka peluang bagi pemain lain, termasuk Dony, untuk unjuk gigi.
Menurut pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki opsi memainkan Dony Tri Pamungkas. Kesempatan ini bisa datang saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Persaingan ketat di lini belakang membuat Dony mungkin sulit menjadi starter. Namun, Ronny Pangemanan menilai pemain Persija Jakarta ini pantas mendapatkan kesempatan bermain sebagai super sub di level senior.
Ketidakhadiran Dean James disebabkan masalah kewarganegaraan. Bek Go Ahead Eagles tersebut diketahui masih memegang paspor Belanda meski sudah menjadi WNI. Situasi ini memaksa John Herdman untuk menyusun ulang strategi, terutama mencari pengganti di posisi bek kiri.
Absennya Dean James berdampak pula pada pemain lain. Calvin Verdonk, yang bermain untuk Lille di Prancis, bisa ditarik dari posisi gelandang untuk mengisi posisi bek kiri.
Ronny Pangemanan membahas berbagai kemungkinan ini melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan. Ia menyoroti fleksibilitas formasi yang bisa diterapkan Herdman.
"Entah bermain dengan pola apa pun, dengan tiga bek, dengan empat bek. Namun, kalau bicara di posisi kiri, kalau dengan tiga bek pasti akan mendorong sisi kiri dan sisi kanan agak lebih ke depan," kata Ronny Pangemanan.
Ropan menambahkan, Calvin Verdonk bisa kembali bermain di posisi kiri, meski dalam daftar namanya berposisi sebagai gelandang. Jika Verdonk ditarik ke belakang, Jordi Amat atau pemain lain bisa berduet dengan Joey Pelupessy di lini tengah.
"Berarti di posisi tengah bisa saja Jordi Amat yang akan mendampingi Joey Pelupessy. Atau Nathan Tjoe-A-On yang bisa mendampingi Joey Pelupessy. Atau Ivar Jenner yang bermain, kalau Verdonk ditarik ke kiri," ujar Ropan.
Opsi lainnya, jika Verdonk tetap bermain di posisi gelandang bertahan bersama Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On atau Dony Tri Pamungkas bisa dicoba di posisi kiri.
Kevin Diks Sebagai Opsi Aman
Menurut Ropan, Kevin Diks, pilar Borussia Mönchengladbach, adalah sosok yang tepat sebagai bek kiri.
"Namun, kalau untuk lebih aman saya pikir, bisa saja Kevin Diks ditarik. Ini opsi lain yang ada. Kalau tadi saya bilang Nathan Tjoe-A-On bisa bermain di situ, bisa saja opsi lain adalah Kevin Diks yang akan bermain di posisi kiri," tutur Ropan.
Untuk posisi kanan, Sandy Walsh bisa menjadi pilihan. Ropan menambahkan bahwa Verdonk di kiri dan Kevin Diks di kanan adalah komposisi aman. Namun, ia juga tidak mempermasalahkan jika Kevin Diks bermain di kiri dan Verdonk di tengah.
"Saya pikir dengan komposisi seperti ini. Jadi tinggal bagaimana tentunya melihat dengan kekuatan dari lawan dan keinginan Coach JH untuk memainkan pemain di sisi kiri," lanjutnya.
Dony Tri Pamungkas Layak Dicoba
Ronny Pangemanan menilai, Dony Tri Pamungkas adalah alternatif yang layak dicoba. Ia menyarankan agar Dony diberi ruang untuk mendapatkan menit bermain di timnas senior, mungkin sebagai supersub di babak kedua.
"Namun, kalau bermain di awal, lebih enak ya, lebih bagus kalau menempatkan Calvin Verdonk atau Kevin Diks di posisi kiri."
Ia juga membahas formasi tiga bek, dengan Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner atau Elkan Baggott sebagai opsi pemain belakang.
Opsi Formasi Lain
Ropan juga menyebut nama-nama lain seperti Elkan Baggott, Yakob Sayuri, Ivar Jenner, dan Eliano Reijnders.
"Lain halnya kalau bermain dengan empat bek flat. Kalau empat bek, berarti Verdonk bisa bermain di kiri. Di tengah Elkan Baggott sama Jay Idzes dan kanan ada Kevin Diks. Itu kalau dengan empat bek," tuturnya.
Formasi 4-2-3-1 juga menjadi opsi, dengan Joey Pelupessy dan Jordi Amat atau Ivar Jenner sebagai dua pemain bertahan di depan bek.
Untuk lini depan, Ragnar Oratmangoen bisa bermain di posisi agak ke kiri, Eliano Reijnders di kanan, dan Ole Romeny sebagai striker.
"Jadi saya pikir bagus dengan posisi Ole Romeny sebagai striker. Jadi, ya baiklah kalau bisa dikatakan. Atau Eliano bisa masuk lebih ke dalam mempersiapkan seorang Yakob yang ada di kanan."
Ropan menutup dengan menyatakan bahwa kedalaman skuad Timnas Indonesia saat ini sangat baik, terutama di jantung pertahanan.