Timnas Inggris bermain imbang 1-1 melawan Uruguay dalam pertandingan uji coba yang digelar di Stadion Wembley pada Jumat (27/3/2026), diwarnai momen dramatis yang melibatkan bek Ben White. Pelatih Thomas Tuchel melakukan eksperimen dengan menurunkan skuad muda, termasuk memberikan debut bagi James Trafford dan James Garner.
Hasil akhir yang tidak maksimal ini menyisakan beragam evaluasi, terutama terkait performa pemain-pemain baru. Salah satu nama yang berhasil mencuri perhatian Tuchel adalah James Garner, gelandang milik Everton, yang tampil impresif dalam debutnya.
Di tengah pertandingan yang penuh dinamika, James Garner menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang modern. Ia efektif dalam distribusi bola dan aktif membantu pertahanan, mencatatkan 37 keberhasilan umpan dari 40 percobaan. Garner juga berhasil menciptakan empat peluang, memenangkan tiga tekel, serta enam duel sepanjang laga.
Performa tersebut menjadi bukti kesiapan pemain lulusan akademi Manchester United ini untuk bersaing di level internasional. Tuchel pun melontarkan pujian tinggi, bahkan membandingkannya dengan bintang Uruguay, Federico Valverde. “Dia berkembang dengan baik dan bermain sangat bagus. Dia punya kepercayaan diri alami, sangat kuat secara fisik, dan memenangkan banyak bola,” ujar Tuchel.
Menurut Tuchel, Garner hanya perlu meningkatkan keberanian dalam membawa bola dan membuka posisi tubuh dalam beberapa situasi. Namun, secara keseluruhan, ia sangat mengesankan, baik saat latihan maupun di pertandingan.
Ben White: Pahlawan dan Pesakitan dalam Satu Laga
Selain Garner, pertandingan ini juga menjadi panggung bagi Ben White. Bek Arsenal itu masuk sebagai pemain pengganti dan mendapat sambutan beragam dari publik Wembley. Meskipun sebagian penonton menyambutnya hangat, tidak sedikit pula yang mencemoohnya. Namun, White sempat membawa Inggris unggul melalui golnya pada menit ke-81, seperti dilansir dari Bola.
Sayangnya, momen heroik tersebut tidak bertahan lama. White melakukan pelanggaran di masa injury time yang berujung pada penalti untuk Uruguay. Federico Valverde berhasil mengeksekusi penalti tersebut, menggagalkan kemenangan Inggris, dan memastikan laga berakhir 1-1.
Kritik untuk Phil Foden dan Tantangan Menuju Piala Dunia
Di sisi lain, Phil Foden mendapatkan kritik dari Tuchel karena dinilai belum tampil optimal. Pelatih asal Jerman itu merasa Foden perlu lebih berani dalam bermain sebagai gelandang serang, mencoba lebih banyak hal, dan mengambil risiko.
Persaingan di posisi gelandang serang semakin ketat, dengan Foden harus bersaing dengan nama-nama seperti Jude Bellingham, Morgan Rogers, dan Cole Palmer untuk mendapatkan tempat utama menjelang Piala Dunia 2026. Inggris sendiri akan kembali bermain menghadapi Timnas Jepang pada 31 Maret 2026, yang akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Tuchel untuk menguji komposisi terbaik skuadnya.
Skuad Inggris Dihantam Badai Cedera Jelang Lawan Jepang
Dilansir dari Medcom.id, Thomas Tuchel harus memulangkan sembilan pemain dari pusat latihan menjelang laga uji coba melawan Jepang. Badai cedera ini terjadi setelah hasil imbang melawan Uruguay. Beberapa nama penting seperti Declan Rice, Bukayo Saka, dan John Stones harus menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Noni Madueke dan Adam Wharton juga kembali ke klub akibat cedera yang didapat pada laga terakhir. Selain itu, Fikayo Tomori, Dominic Calvert-Lewin, dan Aaron Ramsdale juga keluar dari skuad. Tuchel kini hanya menyisakan 27 pemain untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Sebagai pengganti, Harry Kane, Morgan Rogers, dan Anthony Gordon telah bergabung untuk memperkuat tim.