Ducati optimistis Francesco Bagnaia akan menunjukkan performa terbaiknya di MotoGP 2026. Keyakinan ini diungkapkan oleh Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, setelah melihat performa Bagnaia di musim 2025.
Musim lalu, Bagnaia hanya mampu meraih dua kemenangan dari 22 seri balapan. Hasil ini menempatkannya di posisi kelima klasemen akhir, tertinggal jauh dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang menjadi juara dunia.
Manajer Umum Ducati, Gigi Dall’Igna, menjelaskan bahwa masalah utama Bagnaia berasal dari penggunaan ride height device yang memengaruhi sensasi bagian depan motor GP25 miliknya.
Meskipun menghadapi musim yang berat, Tardozzi menegaskan bahwa kepercayaan pada Bagnaia tidak pernah hilang. Ia yakin Bagnaia akan datang ke tes pramusim MotoGP 2026 dengan kondisi mental yang lebih baik.
"Pertama-tama, selalu menyenangkan menghabiskan waktu bersama Pecco karena dia adalah pribadi yang membuat orang merasa nyaman," ujar Tardozzi kepada GPOne.
"Saya bertemu dengannya di ranch Valentino Rossi, dia terlihat baik-baik saja. Begitu juga saat dia kembali dari liburan bersama istrinya, saya merasa dia dalam kondisi yang positif," lanjutnya.
Bagnaia Versi 2024
Tardozzi berharap banyak pada awal musim 2026. “Saya sangat yakin kita akan melihat Pecco yang berbeda, dimulai dari tes di Malaysia,” katanya.
Tardozzi menambahkan bahwa Bagnaia telah belajar banyak dari musim sulitnya. Ia meyakini Bagnaia versi 2024, yang berhasil meraih 16 podium juara, akan kembali muncul tahun ini.
"Saya baru-baru ini berbicara dengannya, dan saya yakin Pecco memproses musim 2025 dengan cara yang positif. Dari masalah, seseorang bisa keluar menjadi lebih kuat," kata Tardozzi.
"Dia pembalap dengan mental yang sangat kuat. Jadi saya tidak berpikir kita akan melihat Pecco versi 2025, melainkan Pecco versi 2024," tegas Tardozzi.
Kontrak Pembalap Ducati
Tardozzi juga membahas situasi kontrak pembalap Ducati. Ia memastikan tidak akan ada pengumuman kontrak baru menjelang peluncuran resmi tim MotoGP 2026.
Kontrak Marc Marquez dan Francesco Bagnaia akan habis pada akhir musim. Bursa pembalap menuju 2027 diperkirakan akan ramai seiring dengan perubahan regulasi yang akan diberlakukan.
Sempat beredar rumor bahwa Bagnaia berpeluang meninggalkan Ducati setelah musim 2025 yang mengecewakan. Namun, Tardozzi membantah kabar tersebut dan menegaskan belum ada keputusan apa pun yang diambil.
Fokus Presentasi Tim
“Saat ini, itu baru sebatas pembicaraan. Saya tidak berpikir keputusan akan diambil terlalu lama, tetapi tetap membutuhkan waktu," tegasnya.
Dia juga menegaskan fokus Ducati saat ini bukan pada urusan kontrak. "Tidak akan ada apa pun yang terjadi sebelum presentasi tim. Kami fokus menyiapkan motor dan acaranya, sekarang bukan waktunya membahas hal-hal seperti itu."
"Pembicaraan tersebut kemungkinan baru akan dilakukan setelah Madonna di Campiglio, atau bahkan lebih lama lagi," pungkas Tardozzi.