Ducati Rayakan Satu Abad dengan Gelar We Ride As One 2026 di Bali

Ducati merayakan hari jadi ke-100 dengan menggelar ajang berkendara global We Ride As One di Bali pada 8 hingga 10 Mei 2026 mendatang.

Produsen otomotif asal Italia, Ducati, menjadwalkan penyelenggaraan ajang berkendara global bertajuk We Ride As One di Pulau Bali pada 8 hingga 10 Mei 2026. Kegiatan berskala internasional ini digelar sekaligus sebagai bentuk perayaan 100 tahun berdirinya pabrikan tersebut sejak tahun 1926.

Sebagaimana dilansir dari Medcom, Legenda Motor Indonesia selaku distributor resmi telah menetapkan kawasan Nusa Dua, Bali, sebagai pusat aktivitas utama. Ribuan pemilik motor Ducati atau Ducatisti akan berkumpul untuk berkendara bersama menuju berbagai lokasi ikonik di Pulau Dewata pada Sabtu pagi sesuai zona waktu setempat.

Pemilihan Bali bertujuan untuk memperkuat citra destinasi wisata tersebut sebagai The Island of God di mata internasional melalui keindahan alamnya. Panitia akan menyulap Peninsula Island menjadi "Ducati Village – Holiday Edition" yang berfungsi sebagai pusat interaksi dan kegiatan komunitas selama rangkaian acara berlangsung.

Dalam catatan sejarahnya, Ducati didirikan pada 1926 oleh Adriano, Bruno, dan Marcello Ducati di Bologna sebagai produsen komponen radio. Perusahaan baru beralih memproduksi sepeda motor pasca-Perang Dunia II dengan produk awal berupa mesin kecil bernama Cucciolo untuk sepeda bermotor.

Transformasi teknis Ducati berlanjut saat insinyur Fabio Taglioni bergabung dan memperkenalkan sistem katup Desmodromic yang menjadi ciri khas mesin balap mereka. Inovasi berlanjut pada 1970 dengan pengenalan mesin L-twin 90 derajat yang memperkuat estetika dan performa motor di lintasan balap dunia.

Pihak distributor memberikan fasilitas khusus berupa akomodasi hotel dan layanan pengiriman motor (towing) pulang-pergi Jakarta-Bali bagi 100 pendaftar pertama dari kalangan konsumen resmi. Program eksklusif ini disediakan untuk memastikan kenyamanan pemilik kendaraan selama mengikuti seremoni satu abad brand tersebut.

"Bali kami pilih sebagai lokasi karena daya tarik alam dan budayanya yang ikonik, sekaligus menjadi panggung ideal untuk menghadirkan pengalaman berkendara kelas dunia," ujar CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto. Ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan wujud kebersamaan global untuk menandai perjalanan panjang perusahaan.

Momentum satu abad ini juga merangkum sejarah akuisisi perusahaan, termasuk saat dibeli oleh Grup Cagiva pada 1985 hingga bergabung ke dalam Volkswagen Group melalui Audi pada 2012. Integrasi tersebut telah mempercepat adopsi teknologi keamanan modern seperti kontrol traksi dan sistem pengereman ABS saat menikung pada model-model terbaru.

Recommended