FIFA Series 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta mulai 27 hingga 30 Maret.
Timnas Indonesia menargetkan juara dalam ajang FIFA Series 2026. Skuad Garuda akan menghadapi Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, dan Bulgaria.
Ajang ini menjadi debut bagi pelatih baru, John Herdman, dan asistennya, Simon Grayson.
Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan meyakini Simon Grayson akan mudah beradaptasi dengan Timnas Indonesia. Mayoritas pemain inti Skuad Garuda adalah pemain keturunan yang bermain di Eropa. "Iya, kalau bicara dengan semua sebagian besar, apalagi pemain-pemain inti yang ada di starting XI itu banyak diaspora yang ada di Eropa. Jadi dia enggak akan kesulitan," kata Ronny Pangemanan.
Menurut Ropan, pengalaman Simon Grayson di level klub sangat mentereng. Ia hanya kalah dari John Herdman yang pernah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. "Pengalaman dia luar biasa. Bahkan kalau saya bicara, dia hanya kalah dari John Herdman soal pelatih tim nasional. John Herdman hanya di Kanada, tapi kalau bicara level klub, John Herdman kalah sama dia. Timpang sekali," tukas Ropan.
Duet Simon Grayson dan John Herdman diharapkan mampu mendongkrak performa Timnas Indonesia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
FIFA Series 2026 menjadi momentum untuk kembali merebut hati masyarakat Indonesia, terutama para penggemar setia Timnas Indonesia.
"Tapi apa pun itu, saya pikir ini suatu hal yang baik ya. Dua orang dari Inggris, yang dua-duanya bagus dan bisa menangangi tim nasional kita," kata Ropan.
"Nah, ini yang membuat penasaran. Semua menanti FIFA Series. Kalau John Herdman mungkin orang sudah tahu. Namun, Simon Grayson ini yang datang untuk berada di lapangan," tutupnya.