PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar sosialisasi edukasi keselamatan berkendara bagi kaum perempuan di tengah kepadatan lalu lintas DKI Jakarta pada Rabu, 22 April 2026. Inisiatif ini bertujuan membangun budaya aman di jalan raya melalui kampanye bertajuk cari aman.
Edukasi tersebut menyoroti empat poin krusial, mulai dari penggunaan perlengkapan perlindungan tubuh hingga kedisiplinan terhadap rambu lalu lintas. Dilansir dari Medcom, WMS menekankan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup untuk meminimalisasi risiko cedera serius saat terjadi kecelakaan.
Pemilihan pakaian turut menjadi perhatian utama dalam panduan keselamatan ini bagi pengendara perempuan. WMS menyarankan penggunaan celana yang nyaman daripada rok pendek atau ketat karena penggunaan rok dinilai dapat membatasi ruang gerak dan mengganggu kendali motor.
Aspek komunikasi antar-pengguna jalan juga diperkuat melalui imbauan penggunaan lampu sein secara benar sebelum berbelok. Selain itu, kepatuhan terhadap seluruh rambu lalu lintas menjadi faktor penentu ketertiban di jalanan yang semakin padat dan beragam.
"Perempuan dikenal memiliki kehati-hatian yang tinggi saat berkendara, sehingga berpotensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan. Namun, hal tersebut tetap perlu didukung dengan pemahaman yang benar agar setiap keputusan di jalan selalu mengedepankan prinsip cari aman," ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
Agus menambahkan bahwa kesadaran dan disiplin merupakan kunci utama di samping penguasaan aspek teknis kendaraan. Penerapan prinsip keselamatan secara konsisten diharapkan mampu menekan potensi risiko kecelakaan di jalan raya secara signifikan bagi seluruh elemen masyarakat.