Behdad Eghbali Akui Pemecatan Enzo Maresca Langgar Kebijakan Internal Chelsea

Pemilik Chelsea Behdad Eghbali mengakui pemecatan Enzo Maresca pada Januari 2026 melanggar kebijakan klub dan berdampak negatif pada performa tim.

Pemilik Chelsea, Behdad Eghbali, mengungkapkan bahwa keputusan memecat pelatih Enzo Maresca pada Januari 2026 merupakan langkah yang bertentangan dengan kebijakan internal klub mengenai stabilitas manajerial di tengah musim kompetisi. Pernyataan tersebut disampaikan Eghbali dalam acara World Congress of Sports di Amerika Serikat pada April 2026.

Eghbali mengakui pergantian pelatih tersebut memberikan dampak negatif terhadap performa skuad The Blues karena adanya perubahan sistem dan personel secara mendadak. Dilansir dari Bola, manajemen sebenarnya memiliki kebijakan untuk tidak melakukan pergantian kursi kepelatihan sebelum musim berakhir demi menjaga konsistensi tim.

"Kebijakan kami selama ini adalah tidak melakukan pergantian pelatih di tengah musim. Evaluasi terhadap pelatih, manajemen, dan tim olahraga tentu dilakukan, tetapi biasanya di musim panas," kata Behdad Eghbali, Pemilik Chelsea.

Meskipun performa tim menurun pasca pemecatan Maresca, Eghbali menegaskan bahwa klub masih memiliki target realistis di sisa musim 2025/2026. Saat ini, Chelsea masih menyisakan enam pertandingan di Liga Inggris dan akan bertanding di babak semifinal Piala FA.

Chelsea tercatat sering melakukan pergantian manajer sejak diambil alih oleh konsorsium BlueCo pada Mei 2022. Thomas Tuchel, Graham Potter, dan Mauricio Pochettino merupakan deretan nama yang sempat mengisi kursi pelatih sebelum kedatangan Enzo Maresca.

Enzo Maresca sendiri sebenarnya memiliki catatan prestasi yang cukup baik dengan membawa Chelsea kembali ke Liga Champions serta memenangkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025. Namun, ketidakharmonisan hubungan dengan jajaran petinggi klub memicu kepergiannya pada awal tahun ini.

Posisi pelatih kini dipegang oleh Liam Rosenior, namun tim masih kesulitan menemukan performa terbaiknya. Dalam 12 pertandingan terakhir, Chelsea hanya mengemas empat kemenangan, di mana tiga di antaranya diraih saat melawan tim divisi bawah di ajang Piala FA.

Menghadapi bursa transfer mendatang, manajemen berencana mengubah strategi dengan merekrut pemain yang lebih berpengalaman dan siap pakai. Langkah ini diambil untuk melengkapi skuad yang saat ini didominasi oleh pemain muda guna menciptakan stabilitas jangka panjang.

Eghbali menekankan bahwa klub membutuhkan sekitar 10 hingga 15 pemain elite agar mampu bersaing dan meraih kemenangan secara berkelanjutan di level tertinggi setiap tahunnya. Proses pembangunan skuad ini diklaim masih terus berjalan meskipun menghadapi tantangan di posisi pelatih.

Recommended