Emmanuel Petit Ragu Liam Rosenior Bertahan Lama di Chelsea

Legenda Chelsea, Emmanuel Petit, meragukan masa depan Liam Rosenior sebagai pelatih The Blues, bahkan memprediksi pemecatan.

Legenda Chelsea, Emmanuel Petit, menyampaikan pernyataan mengejutkan mengenai masa depan Liam Rosenior sebagai manajer The Blues. Ia bahkan tak terkejut jika dewan klub memecat Rosenior.

Rosenior sendiri baru saja ditunjuk sebagai manajer Chelsea menggantikan Enzo Maresca. Ia menandatangani kontrak berdurasi lima setengah tahun. Awalnya, Rosenior menunjukkan performa menjanjikan dengan tujuh kemenangan dari sepuluh laga. Namun, Petit menilai tekanan besar akan terus membayangi Rosenior.

Petit mempertanyakan peluang Rosenior membawa Chelsea menjuarai Premier League. Ia membandingkan Chelsea dengan Manchester United dan Tottenham yang dinilai sering berganti pemain dan pelatih.

"Bisakah Liam Rosenior memenangkan gelar Premier League bersama Chelsea? Mereka mengganti pemain hampir setiap musim. Konsistensi dan stabilitas itu sangat penting jika ingin memenangkan sesuatu," ujar Petit.

“Anda lihat Manchester United, Spurs, Chelsea, mereka terlalu sering berganti pemain dan manajer. Lalu tiba-tiba Anda berharap mereka juara liga? Itu tidak realistis,” lanjutnya.

Prediksi Pemecatan dalam Hitungan Bulan

Petit meragukan umur jabatan Rosenior di Stamford Bridge. Ia tak yakin manajemen Chelsea akan memberinya waktu panjang.

“Apakah Rosenior akan masih menjadi manajer Chelsea dalam 10 bulan ke depan? Saya tidak yakin. Jika dia mengalami tiga atau empat hasil buruk berturut-turut, saya tidak akan terkejut jika dewan klub memecatnya,” tegas Petit.

Komentar ini mencerminkan reputasi Chelsea yang minim kesabaran terhadap pelatih.

Respons Rosenior Hadapi Tekanan

Menanggapi tekanan tersebut, Rosenior memilih fokus membawa Chelsea menang dari pertandingan ke pertandingan.

“Motivasi saya hanya satu: membuat klub ini sesukses mungkin dan memenangkan laga berikutnya. Semua energi saya tercurah pada pemain, tim, rapat, dan sesi latihan. Hal lain hanyalah kebisingan,” kata Rosenior.

Ia menegaskan bahwa cara meredam tekanan adalah dengan terus meraih hasil positif.

Recommended