Erick Thohir Harap Timnas Indonesia Berani di Final FIFA Series 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menaruh harapan tinggi kepada Timnas Indonesia untuk tampil berani dan maksimal di final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyampaikan harapannya bagi Timnas Indonesia menjelang laga final FIFA Series 2026. Pertandingan penting ini akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin, 30 Maret 2026 malam WIB.

Seperti dilansir dari Bola, Erick Thohir menekankan pentingnya skuad Garuda untuk menunjukkan keberanian dan performa terbaik. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Timnas Indonesia diharapkan mampu meraih hasil maksimal sebagai tuan rumah.

Erick menganggap laga final ini sebagai kesempatan krusial bagi Timnas Indonesia untuk memperlihatkan kemajuan yang signifikan dalam permainan yang telah mereka bangun belakangan ini. Hal ini sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam pengembangan sepak bola nasional.

“Sebagai tuan rumah tentu kita ingin memberikan permainan terbaik. Saya berharap para pemain tampil berani melawan Bulgaria dan berusaha sebaik mungkin untuk meraih hasil terbaik. Yang terpenting, mereka bermain dengan semangat, disiplin, dan menunjukkan karakter sebagai Timnas Indonesia,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin pagi WIB.

Menurut Erick Thohir, progres Timnas Indonesia saat ini selaras dengan peta jalan yang telah ditetapkan oleh pelatih kepala, John Herdman, sejak awal persiapan tim. Ia meyakini bahwa proses yang sedang berjalan merupakan bagian integral dari upaya membentuk tim yang lebih solid. Pembentukan tim ini bertujuan agar mereka siap menghadapi pertandingan-pertandingan besar di masa mendatang.

“Coach John Herdman sejak awal sudah menyampaikan tim ini sedang dibangun dengan sebuah rencana yang jelas. Kita ingin tim ini semakin solid dan siap menghadapi tantangan yang lebih besar ke depan,” kata Erick.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga ini juga mengungkapkan kesepakatannya dengan pandangan Herdman. Pelatih kepala tersebut berulang kali menyatakan kepada media bahwa pembangunan tim nasional memerlukan waktu dan tidak bisa dicapai secara instan.

Proses ini memerlukan kesabaran, konsistensi, dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Erick Thohir berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal sebagai federasi atas komitmen Herdman dalam membangun tim.

“Saya sepakat dengan Coach Herdman membangun tim nasional itu bukan pekerjaan sekejap. Ini proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan kerja bersama. Karena beliau sudah menyampaikan komitmennya untuk membangun tim ini, maka tugas kami sebagai federasi adalah memberikan dukungan maksimal,” tuturnya.

Erick Thohir lebih lanjut menilai bahwa fluktuasi performa Timnas Indonesia adalah hal yang lazim dalam perjalanan pembentukan kekuatan sepak bola suatu negara. Ia menjelaskan bahwa dalam proses tersebut, sebuah tim dapat mengalami periode peningkatan maupun penurunan.

“Dalam perjalanan sebuah tim nasional itu pasti ada fase naik dan turun. Itu hal yang normal dalam proses pembangunan tim. Yang penting adalah kita terus menjaga arah dan tujuan agar tim ini semakin kuat ke depan,” pungkas Erick.

Recommended