Ferrari Lepas Sayap ‘Macarena’ dari Mobil F1 GP China 2026

Ferrari memutuskan melepas sayap belakang radikal \

Ferrari memutuskan untuk tidak melanjutkan penggunaan desain sayap belakang inovatif mereka, yang dikenal sebagai "Macarena wing", setelah sesi latihan bebas pada seri F1 GP China 2026. Komponen unik ini sebelumnya sempat menarik perhatian karena mekanismenya yang tidak lazim.

Sayap belakang ini pertama kali terlihat pada sesi latihan hari Jumat di Sirkuit Internasional Shanghai. Sebelumnya, komponen ini juga sempat diuji coba pada tes pramusim kedua di Bahrain.

Dalam sesi latihan tersebut, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton menggunakan sayap belakang "terbalik" ini pada mobil SF-26 mereka selama satu jam pertama. Leclerc mencatatkan waktu tercepat kelima, sementara Hamilton berada di posisi keenam.

Leclerc terpaut delapan persepuluh detik dari George Russell (Mercedes), sementara Hamilton tertinggal 1,388 detik. Kedua pembalap Ferrari juga berada di belakang dua mobil McLaren.

Sayap belakang inovatif Ferrari ini memiliki flap yang akan terbuka saat mobil berada dalam kecepatan lurus. Mekanismenya bekerja dengan memutar flap tersebut hingga 180 derajat pada porosnya.

Setelah pengujian, Ferrari memutuskan untuk mencopot komponen tersebut menjelang kualifikasi sprint. Keputusan ini mengindikasikan bahwa perangkat tersebut belum bekerja sesuai harapan tim.

Ted Kravitz dari Sky Sports melaporkan bahwa Ferrari mengganti sayap belakang itu karena kekhawatiran terkait keandalan. "Beban yang harus ditanggung saat mekanismenya berputar sangat besar, dan mereka belum 100 persen yakin soal keandalannya," kata Kravitz.

Hamilton mengapresiasi upaya Ferrari dalam menghadirkan pembaruan teknis sejak awal musim F1 2026. "Setidaknya, kami sudah menjalani satu hari penuh pengujian dengan sayap itu, jadi saya rasa kami mendapatkan semua data yang dibutuhkan," ujar Hamilton.

Ia juga memuji kerja keras tim yang mampu membawa komponen tersebut lebih cepat dari jadwal pengembangan awal. "Saya juga sangat berterima kasih kepada tim, karena sebenarnya komponen ini dijadwalkan hadir lebih belakangan. Mereka bekerja sangat keras untuk mengembangkannya dan membawanya ke sini," ucap Hamilton.

Menurut Hamilton, usaha seperti itu penting dalam persaingan F1. Ketika ditanya apakah ia merasakan perubahan performa saat menggunakan sayap tersebut setelah mencobanya di Bahrain, Hamilton mengaku tidak merasakan perbedaan yang signifikan.

"Sayangnya, hasilnya sama saja, kami hanya bisa melihatnya lewat kaca spion," kata pembalap asal Inggris itu.

Recommended