Festival Pasar Rakyat Cimahi Dorong Literasi Keuangan Pelaku UMKM

Festival Pasar Rakyat di Cimahi pada 28 April 2026 menjadi sarana promosi UMKM lokal sekaligus edukasi literasi keuangan digital bagi masyarakat.

Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal mengikuti Festival Pasar Rakyat di Kota Cimahi pada Selasa, 28 April 2026, guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan. Kegiatan ini memfasilitasi berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner dan minuman hingga produk fesyen serta kerajinan tangan.

Dilansir dari Medcom, festival ini bertujuan mengintegrasikan aspek promosi produk dengan edukasi keuangan yang dikemas melalui aktivitas interaktif. Penyelenggaraan acara ini menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk membangun jejaring bisnis sekaligus mendapatkan eksposur produk di hadapan masyarakat luas.

Presiden Direktur Kredit Pintar, Ronny Andi Kasim, menjelaskan bahwa dukungan terhadap UMKM harus dilakukan melalui pendekatan inklusif yang mencakup penyediaan akses permodalan dan peningkatan kapasitas literasi. Langkah ini diambil guna memastikan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan bagi para mitra lokal.

"Festival ini menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi keuangan secara lebih ringan dan mudah dipahami," ujar Ronny Andi Kasim, Presiden Direktur Kredit Pintar.

Data operasional menunjukkan adanya tren pertumbuhan pembiayaan yang signifikan di wilayah Jawa Barat. Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, total penyaluran pinjaman di provinsi tersebut mencapai Rp581 miliar, dengan kontribusi Kota Cimahi sebesar Rp8,9 miliar dan Kota Bandung sebesar Rp93 miliar.

Head of Brand & Communications Kredit Pintar, Puji Sukaryadi, menekankan pentingnya pemanfaatan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab untuk kebutuhan produktif. Pada tahun 2025, perusahaan mencatatkan total penyaluran pinjaman lebih dari Rp9,5 triliun secara nasional.

Sejak mulai beroperasi pada 2017, akumulasi penyaluran dana telah menembus angka Rp63 triliun. Melalui inisiatif pasar rakyat ini, penyelenggara berupaya memperkuat posisi pinjaman daring sebagai solusi keuangan yang transparan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

Recommended