Manajer Liverpool Arne Slot memberikan sinyal akan menurunkan penyerang muda Rio Ngumoha sebagai pemain inti dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Stadion Anfield pada April 2026. Keputusan ini diambil saat The Reds harus mengejar defisit dua gol setelah kalah 0-2 pada pertemuan pertama.
Dilansir dari Bola, Ngumoha yang baru berusia 17 tahun menjadi sorotan setelah mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol termuda Liverpool di Anfield dalam laga melawan Fulham di Premier League. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh mantan bintang Liverpool, Raheem Sterling.
Arne Slot menyatakan keyakinannya terhadap kapasitas mental pemain didikan akademi tersebut untuk menghadapi tekanan di kompetisi tertinggi Eropa. Ngumoha dinilai memiliki kemampuan teknis yang mumpuni dalam duel individu melawan pemain bertahan lawan.
"Saya pikir dia bisa (bermain sejak awal). Pertama karena kepribadiannya. Dia tidak mudah terdistraksi," ujar Arne Slot, Manajer Liverpool. Menurutnya, Ngumoha selalu mampu menjaga fokus untuk terus berkembang meskipun berada di bawah ekspektasi besar sejak lama.
Penilaian Slot didasarkan pada kualitas teknis sang pemain yang dianggap sudah setara dengan level senior. Slot menegaskan bahwa di tingkat tertinggi, Ngumoha telah menunjukkan kemampuan menghadapi duel satu lawan satu yang menyulitkan barisan pertahanan lawan.
Statistik mencatat pengalaman Ngumoha di Liga Champions musim ini masih terbatas dengan total 40 menit bermain dalam tiga laga sebagai pemain cadangan. Namun, performa eksplosifnya di kompetisi domestik menjadi alasan utama dukungan suporter untuk menampilkannya sejak menit awal.
Jika dimainkan sejak awal laga, Ngumoha diprediksi akan menempati sektor penyerangan dan berhadapan langsung dengan bek sayap PSG, Achraf Hakimi. Kehadirannya diharapkan menjadi elemen kejutan bagi pertahanan klub asal Prancis tersebut guna membalikkan keadaan di hadapan publik sendiri.