Gempa Terkini Hari Ini Selasa 5 Mei 2026: 46 Gempa Guncang Indonesia

Aktivitas seismik di Indonesia kembali mencatatkan intensitas tinggi pada hari ini, Selasa 5 Mei 2026. Sejak tengah malam hingga pagi hari, Badan Meteorologi, K

Aktivitas seismik di Indonesia kembali mencatatkan intensitas tinggi pada hari ini, Selasa 5 Mei 2026. Sejak tengah malam hingga pagi hari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merekam tidak kurang dari 46 kejadian gempa bumi yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara. Angka ini bukan sesuatu yang mengejutkan bagi negara yang berada di atas pertemuan tiga lempeng tektonik besar dunia, namun tetap menjadi informasi krusial yang perlu dipantau masyarakat.

Gempa-gempa yang tercatat hari ini didominasi oleh magnitudo kecil hingga menengah, berkisar antara M 2,1 hingga M 5,3. Meski sebagian besar tidak berpotensi merusak, beberapa kejadian dengan kedalaman dangkal tetap layak diwaspadai karena getarannya bisa lebih terasa di permukaan. Wilayah yang paling sering muncul dalam catatan hari ini meliputi Jawa, Laut Banda, Papua Barat, dan Laut Maluku Utara.

Penting untuk dipahami bahwa Indonesia memang merupakan salah satu negara paling rawan gempa di dunia. Posisi geografisnya yang berada di "Ring of Fire" atau Cincin Api Pasifik menjadikan aktivitas gempa sebagai fenomena harian yang harus diikuti dengan kesiapsiagaan, bukan kepanikan. Berikut rangkuman lengkap data gempa terkini hari ini.

Rekap Data Gempa Bumi 5 Mei 2026

Berikut tabel seluruh kejadian gempa yang tercatat oleh sistem monitoring seismik sepanjang hari ini:

No Waktu (WIB) Magnitudo Kedalaman Koordinat Wilayah
1 08.29.47 4,4 109 Km 7,69 LS – 129,19 BT Laut Banda
2 07.42.25 2,4 77 Km 0,04 LS – 123,18 BT Semenanjung Minahasa, Sulawesi
3 07.39.44 2,4 88 Km 8 LS – 109,81 BT Jawa, Indonesia
4 07.15.40 3,4 88 Km 1,96 LU – 127,38 BT Halmahera, Indonesia
5 07.14.21 2,8 30 Km 9,41 LS – 118,64 BT Wilayah Sumbawa
6 07.05.50 2,6 13 Km 8,9 LS – 110,17 BT Jawa, Indonesia
7 06.54.12 5,3 83 Km 39,92 LU – 143,06 BT Lepas Pantai Timur Honshu, Jepang
8 06.49.50 4,3 10 Km 11,04 LS – 117,84 BT Selatan Sumbawa
9 06.43.13 3,0 72 Km 8,93 LS – 124,1 BT Wilayah Timor
10 06.01.47 3,2 113 Km 1,9 LU – 98,95 BT Sumatera Utara
11 05.58.55 4,2 152 Km 6,38 LS – 129,86 BT Laut Banda
12 05.53.22 2,9 48 Km 2,02 LU – 127,16 BT Laut Maluku Utara
13 05.51.16 2,4 43 Km 8,63 LS – 110,8 BT Jawa, Indonesia
14 05.21.51 2,5 21 Km 4,54 LS – 103,68 BT Sumatera Selatan
15 05.17.18 2,1 10 Km 2,58 LS – 140,65 BT Pesisir Utara Papua Barat
16 05.14.40 4,2 28 Km 8,14 LS – 107,9 BT Jawa, Indonesia
17 05.06.50 4,0 10 Km 1,86 LS – 138,92 BT Pesisir Utara Papua Barat
18 04.56.34 2,5 38 Km 9,14 LS – 115,22 BT Selatan Bali
19 04.22.15 3,5 16 Km 8,39 LS – 108,18 BT Jawa, Indonesia
20 04.20.00 2,5 34 Km 9,42 LS – 114,82 BT Selatan Bali
21 04.16.23 2,7 5 Km 4,12 LS – 121,78 BT Sulawesi, Indonesia
22 04.12.54 3,2 10 Km 10,44 LS – 110,46 BT Selatan Jawa
23 03.59.59 2,6 29 Km 1,44 LU – 126,47 BT Laut Maluku Utara
24 03.56.29 2,1 7 Km 8,33 LS – 110,08 BT Jawa, Indonesia
25 03.48.21 3,0 30 Km 9,33 LS – 113,54 BT Selatan Jawa
26 03.41.01 2,1 177 Km 6,75 LS – 107,36 BT Jawa, Indonesia
27 03.04.35 2,3 25 Km 7,83 LS – 118,68 BT Laut Flores
28 02.52.35 3,1 60 Km 9,06 LS – 124,11 BT Wilayah Timor
29 02.47.06 2,6 64 Km 1,17 LU – 126,82 BT Laut Maluku Utara
30 02.46.59 3,5 10 Km 11,19 LS – 112,46 BT Selatan Jawa
31 02.45.52 2,5 12 Km 8,33 LS – 110,09 BT Jawa, Indonesia
32 02.44.21 2,6 98 Km 8,67 LS – 115,99 BT Wilayah Bali
33 02.41.45 2,4 88 Km 9,4 LS – 116,67 BT Wilayah Sumbawa
34 01.42.16 3,2 10 Km 4,65 LS – 140,68 BT Papua Barat
35 01.38.34 2,5 15 Km 0,11 LS – 130,12 BT Wilayah Papua Barat
36 01.32.20 3,2 4 Km 1,06 LS – 127,49 BT Halmahera, Indonesia
37 01.26.03 3,0 10 Km 0,14 LU – 132,7 BT Wilayah Papua Barat
38 01.09.53 3,7 40 Km 9,34 LS – 111,92 BT Selatan Jawa
39 00.59.21 2,1 18 Km 8,55 LS – 121,83 BT Wilayah Flores
40 00.57.10 3,0 17 Km 8,69 LS – 108,73 BT Jawa, Indonesia
41 00.53.33 2,9 40 Km 8,24 LS – 109,07 BT Jawa, Indonesia
42 00.31.57 3,0 26 Km 9,2 LS – 111,89 BT Selatan Jawa
43 00.15.07 2,6 38 Km 1,32 LU – 126,38 BT Laut Maluku Utara
44 00.13.19 2,2 8 Km 8,32 LS – 110,11 BT Jawa, Indonesia
45 00.07.10 2,1 23 Km 1,14 LS – 133,94 BT Wilayah Papua Barat
46 00.04.08 2,1 7 Km 8,29 LS – 110,13 BT Jawa, Indonesia

Gempa Signifikan yang Perlu Diperhatikan Hari Ini

Gempa M 5,3 di Lepas Pantai Honshu, Jepang

Gempa dengan magnitudo terbesar yang tercatat hari ini terjadi pukul 06.54 WIB di lepas pantai timur Honshu, Jepang, dengan kedalaman 83 km. Meski lokasinya berada di luar wilayah Indonesia, gempa berkekuatan M 5,3 ini masuk dalam radar pemantauan regional karena kawasan tersebut merupakan zona subduksi yang secara historis aktif dan pernah memicu tsunami besar.

Gempa M 4,4 di Laut Banda

Tercatat pukul 08.29 WIB, gempa bermagnitudo 4,4 mengguncang Laut Banda pada kedalaman 109 km. Laut Banda merupakan salah satu zona seismik paling aktif di Indonesia bagian timur, dikepung oleh beberapa lempeng mikro yang terus bergerak. Kedalaman lebih dari 100 km mengindikasikan gempa menengah yang umumnya tidak berdampak destruktif langsung di permukaan.

Gempa Dangkal di Papua Barat dan Selatan Jawa

Beberapa gempa dengan kedalaman sangat dangkal juga perlu dicermati. Gempa M 4,0 di pesisir utara Papua Barat (kedalaman 10 km) yang terjadi pukul 05.06 WIB, serta beberapa gempa di selatan Jawa dengan kedalaman 10 km, termasuk yang bermagnitudo 3,5 pada dini hari. Gempa dangkal dengan kedalaman di bawah 20 km umumnya terasa lebih kuat di permukaan meskipun magnitudonya kecil.


Sebaran Wilayah Terdampak Aktivitas Seismik Hari Ini

Jawa dan Selatan Jawa

Jawa menjadi wilayah dengan frekuensi kejadian gempa tertinggi dalam catatan hari ini, dengan lebih dari 15 kejadian tersebar dari barat hingga timur pulau. Mayoritas berlokasi di selatan Jawa, mengikuti jalur subduksi Lempeng Indo-Australia yang menghunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Kedalaman bervariasi dari 5 km hingga lebih dari 100 km menunjukkan kompleksitas zona subduksi di kawasan ini.

Papua Barat dan Halmahera

Wilayah Indonesia timur juga mencatat aktivitas cukup intensif. Papua Barat dan Wilayah Papua Barat mencatatkan setidaknya 6 kejadian sepanjang hari, sementara Halmahera merekam 2 kejadian. Kedua wilayah ini berada di zona pertemuan Lempeng Pasifik dan Lempeng Filipina yang secara tektonik sangat aktif.

Laut Maluku Utara dan Banda

Laut Maluku Utara merekam 4 kejadian, sementara Laut Banda mencatatkan 2 gempa. Zona-zona lautan ini dikenal sebagai "hot spot" seismik karena berada tepat di pertemuan beberapa lempeng tektonik sekaligus.

Bali, Sumbawa, dan Nusa Tenggara

Koridor Bali–Sumbawa turut mencatatkan beberapa kejadian, termasuk gempa di selatan Bali (2 kejadian) dan wilayah Sumbawa (2 kejadian). Kawasan ini berada di sepanjang busur Sunda yang merupakan zona subduksi aktif dan kerap menghasilkan aktivitas seismik.

Recommended