Geotab Laporkan Data Krusial Jaga Ketahanan Bisnis di Tengah Volatilitas Energi

Geotab merilis Sustainability and Impact Report 2025, menyoroti peran data dalam menjaga ketahanan bisnis di tengah harga energi global yang bergejolak.

Geotab telah merilis Sustainability and Impact Report 2025, sebuah laporan yang menyoroti betapa pentingnya pemanfaatan data dalam upaya menjaga ketahanan bisnis, terutama di tengah volatilitas harga energi global. Laporan tahunan kelima ini, seperti dilansir dari Medcom, memperlihatkan bahwa penerapan strategi berbasis data tidak hanya memberikan manfaat signifikan bagi lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan profitabilitas dan efisiensi operasional armada di berbagai belahan dunia.

Analisis yang dilakukan oleh Geotab mengindikasikan bahwa organisasi yang secara aktif menggunakan solusi transportasi terhubung mampu mengurangi waktu idling (kendaraan berhenti dengan mesin menyala) hingga 30 persen. Lebih lanjut, pemanfaatan data krusial ini terbukti membantu perusahaan menekan pemborosan bahan bakar, meminimalisir angka kecelakaan, serta mempercepat proses transisi menuju penggunaan kendaraan listrik.

Neil Cawse, Founder dan CEO Geotab, menekankan pergeseran paradigma keberlanjutan. Menurutnya, keberlanjutan kini bukan lagi sekadar inisiatif lingkungan, melainkan telah menjadi strategi bisnis inti. Hal ini dikarenakan setiap peningkatan operasional merupakan langkah konkret yang terukur menuju ketahanan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Senada dengan pandangan tersebut, David Brown dari Geotab APAC menyampaikan bahwa adopsi data di kalangan armada di kawasan Asia Pasifik menunjukkan percepatan. Mereka menggunakan data untuk mengatasi kompleksitas regulasi dan kenaikan biaya energi. Ini dilakukan melalui penguatan kendali operasional, termasuk pemantauan perilaku pengemudi dan perencanaan jalur elektrifikasi yang lebih jelas.

Dampak positif dari solusi berbasis data ini terlihat nyata di berbagai sektor sepanjang tahun 2025. Salah satu contohnya adalah bpost SA di Belgia, yang berhasil menghemat biaya bahan bakar sebesar EUR1,6 juta atau setara dengan 1 juta liter diesel. Penghematan ini dicapai melalui optimasi armada dan jadwal pengisian daya yang berbasis data.

Di Inggris, perusahaan konstruksi Tarmac juga menunjukkan hasil yang mengesankan. Mereka mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 25 persen dan mengurangi pelanggaran kecepatan hingga 50 persen hanya dalam kurun waktu tiga bulan. Sementara itu, Autolinee Federico di Italia mencatat penurunan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 20 persen melalui pemantauan perilaku berkendara.

Di Amerika Serikat, Richards Building Supply memproyeksikan penghematan tahunan sebesar USD195.000 setelah melakukan uji coba selama 90 hari. Berbagai contoh ini menegaskan efektivitas strategi berbasis data dalam mencapai tujuan keberlanjutan dan efisiensi operasional.

Kemajuan Internal dan Target Net-Zero Geotab

Selain memberikan bantuan kepada pelanggan, Geotab juga menunjukkan kemajuan internal yang signifikan dalam upaya keberlanjutan. Perusahaan berhasil menurunkan emisi Scope 2 sebesar 42,5 persen secara tahunan, dan emisi Scope 3 sebesar 14 persen. Pencapaian ini mengantarkan Geotab meraih medali perak dari EcoVadis, menempatkannya dalam jajaran 15 persen perusahaan teratas global dalam hal keberlanjutan.

Sebagai bagian dari investasinya pada sumber daya manusia, Geotab mengalokasikan lebih dari USD2 juta untuk insentif kendaraan listrik bagi karyawannya. Insentif ini mencakup subsidi hingga USD6.000 untuk pembelian kendaraan listrik. Dengan target mencapai net-zero pada tahun 2040, Geotab terus memproses 100 miliar titik data setiap hari. Langkah ini bertujuan untuk mendorong transformasi industri transportasi yang lebih aman dan efisien.

Recommended