Legenda Liverpool, Steven Gerrard, baru-baru ini mengungkapkan percakapannya dengan bintang The Reds, Mohamed Salah, terkait perselisihan pemain asal Mesir itu dengan manajer Arne Slot. Gerrard, yang masih berkomunikasi via pesan singkat dengan Salah, menilai keputusan kepergian Salah dari Anfield adalah langkah terbaik bagi semua pihak.
Seperti dilansir dari Bola, Salah mengumumkan kepergiannya dari klub pada akhir musim 2025/2026, mengakhiri sembilan tahun karier cemerlangnya. Pengumuman ini muncul empat bulan setelah Salah menuduh Liverpool menelantarkannya dan mengklaim hubungan buruk dengan Slot, menyusul insiden di mana ia dicadangkan dalam beberapa pertandingan.
Gerrard, yang menyaksikan dinamika internal antara Salah dan manajemen klub, memberikan pandangannya tentang situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa waktu kepindahan Salah sudah tepat.
"Saya pikir ini adalah demi kepentingan terbaik semua orang. Menurut pendapat saya, waktunya sudah tepat," ujar Gerrard, dikutip dari Daily Mail. "Jelas dia memiliki perselisihan dengan sang manajer. Saya tidak tahu sejauh mana, tetapi dia melakukan wawancara yang saya pikir akan dia sesali nanti."
Gerrard menyoroti adanya masalah internal yang dipicu oleh wawancara Salah pada Desember 2025. Selain itu, ia juga percaya bahwa Liverpool sebelumnya berniat menawarkan kontrak satu tahun kepada Salah, namun karena performa luar biasa sang pemain, kontrak dua tahun akhirnya diberikan.
Mantan kapten Liverpool itu juga mengungkapkan isi pesannya kepada Salah setelah wawancara kontroversial tersebut. "Saya berbicara dengannya tentang wawancara itu pada saat itu, dan saya mengatakan kepadanya: ‘Jangan ulangi apa yang kamu lakukan dan membiarkan segala sesuatunya diselimuti keraguan.’ Saya berbicara dengannya secara langsung," kata Gerrard.
Gerrard menambahkan, kesempatan untuk berbicara dengan Salah memberinya ruang untuk menyampaikan saran personal. "Kamu sudah berada di sini selama delapan atau sembilan tahun, kamu datang ke sini dan membangun warisan ini. Pergilah dengan caramu sendiri dengan cara yang benar’," tambahnya.
Penurunan Performa dan Insiden Paruh Musim
Mohamed Salah, yang berada di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liverpool dengan 255 gol, menunjukkan penurunan performa pada musim ini. Ia baru mencetak lima gol dalam 22 laga Premier League sejauh ini.
Penurunan ketajaman ini menyebabkan Slot mencadangkan winger Mesir itu selama musim dingin, ketika Liverpool sedang melalui periode sulit. Situasi ini mendorong Salah untuk meluapkan kekesalannya di zona wawancara setelah hasil imbang 3-3 melawan Leeds di Elland Road menjelang Natal.
Gerrard memahami emosi yang dirasakan Salah saat itu. "Salah masih sedikit terpengaruh oleh insiden itu. Dia adalah pemain pengganti yang keluar-masuk tim pada saat itu. Dia kesal," jelas Gerrard.
Empati dari Pengalaman Serupa
Gerrard, yang pernah mengalami situasi serupa di akhir kariernya di Anfield saat berselisih dengan Brendan Rodgers, menunjukkan empatinya terhadap Salah. Ia menjelaskan bagaimana sulitnya seorang pemain veteran menerima keputusan pencadangan.
"Saya mengalami hal serupa dengan Brendan. Namun, ketika saya melihatnya sekarang, saya sudah di luar lapangan dan tidak terlalu emosional; Anda bisa memahaminya dari sudut pandang Brendan," tutur Gerrard.
Ia menekankan bahwa sebagai manajer, keputusan harus dibuat demi kepentingan terbaik tim, terlepas dari status atau reputasi pemain. "Ini adalah situasi yang sulit bagi seorang pemain. Saya mengalami hal yang sama di Rangers dengan Jermain Defoe, yang sangat brilian terhadap saya dan merupakan yang terbaik di tim," kenang Gerrard.
Meskipun demikian, Gerrard tetap mempertahankan pandangan bahwa seorang manajer harus membuat keputusan sulit jika performa pemain menurun atau tidak sesuai harapan. "Namun sebagai seorang manajer, Anda harus melakukan apa yang benar dan apa yang terbaik untuk tim, dan jika seorang pemain sedang menurun performanya, atau tidak bermain, atau tidak dapat melakukan tugas yang Anda harapkan, maka sebagai manajer Anda harus membuat keputusan-keputusan besar," pungkasnya.