Jaksa Milan Periksa Gianluca Rocchi Atas Dugaan Kecurangan Olahraga

Gianluca Rocchi diperiksa jaksa Milan terkait dugaan kecurangan penunjukan wasit dan pelanggaran protokol VAR dalam laga Udinese melawan Parma.

Jaksa di Milan menjadwalkan pemeriksaan terhadap penunjuk wasit nasional Italia, Gianluca Rocchi, pada Kamis (23/4/2026) waktu setempat terkait dugaan kecurangan dalam olahraga. Dilansir dari Bola, Rocchi dituduh melakukan manipulasi dalam kapasitasnya sebagai pejabat Komisi Wasit Nasional (CAN) untuk kompetisi Serie A dan Serie B.

Penyelidikan ini mencuat setelah muncul dugaan pelanggaran protokol VAR dan kolusi dalam penentuan perangkat pertandingan. Selain Rocchi, pengawas VAR Andrea Gervasoni juga masuk dalam radar penyelidikan pihak berwenang atas kasus yang mengguncang stabilitas sepak bola Italia tersebut.

Kasus ini berawal dari insiden di Stadion Bluenergy pada Maret tahun lalu saat pertandingan Udinese melawan Parma. Wasit Fabio Maresca memberikan penalti untuk Udinese setelah adanya intervensi dari ruang VAR yang diduga dipicu oleh ketukan kaca dari pihak luar untuk mengubah penilaian awal.

Rekaman audio menunjukkan adanya interaksi yang tidak lazim di pusat siaran Lissone saat Daniele Paterna dan Simone Sozza bertugas sebagai operator VAR. Independensi pengambilan keputusan yang seharusnya menjadi prinsip utama dinilai telah dilanggar melalui pengaruh eksternal yang diduga berasal dari Rocchi.

Rocchi membantah keras segala tuduhan tersebut melalui sebuah pernyataan resmi kepada publik. Ia menyatakan keputusannya untuk menonaktifkan diri sementara merupakan langkah yang berat namun harus dilakukan demi proses hukum.

"Saya yakin akan keluar dari situasi ini tanpa cacat dan lebih kuat dari sebelumnya," kata Gianluca Rocchi, Penunjuk Wasit CAN. Pernyataan serupa disampaikan oleh kuasa hukumnya yang menilai tuduhan terhadap kliennya sulit dipahami karena kurangnya bukti keterlibatan pihak lain.

Selain insiden penalti Udinese, jaksa juga menyoroti dugaan pengaturan penugasan wasit pada laga semifinal Coppa Italia antara Inter Milan dan AC Milan. Muncul spekulasi adanya kesepakatan untuk menghindari wasit tertentu di laga penting lainnya, meskipun Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, telah membantah keterlibatan klubnya.

Krisis ini semakin memburuk lantaran Asosiasi Wasit Italia (AIA) saat ini sedang tidak memiliki pemimpin definitif. Mantan presiden AIA sebelumnya mengundurkan diri akibat kasus narkoba, sementara penggantinya sedang menjalani sanksi larangan menjabat selama 13 bulan.

Kondisi kekosongan kepemimpinan di tubuh wasit Italia memicu kekhawatiran akan adanya intervensi dari Komite Olimpiade Italia (CONI). Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, menegaskan bahwa penanganan laporan internal dalam sistem sepak bola saat ini menjadi masalah serius yang harus segera dibenahi.

Recommended