Gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa SD dan SMP di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami sejumlah kendala. Masalah utama yang dihadapi adalah ketersediaan sinyal internet dan listrik yang memadai.
Yudianti Seto, seorang guru Bahasa Indonesia di SMPN 2 Paga, NTT, mengungkapkan bahwa sekolahnya bahkan gagal melaksanakan gladi bersih pada hari pertama karena listrik padam dan wifi tidak berfungsi.
"Hari pertama kami gagal melaksanakan gladi karena listrik padam, wifi pun mati," kata Yudianti kepada Medcom.id, Jumat, 13 Maret 2026.
Untuk mengatasi masalah ini, pihak sekolah mencari solusi alternatif. Mereka meminjam rumah warga yang memiliki sinyal internet agar siswa tetap dapat mengikuti gladi bersih.
"Di hari kedua listrik masih padam, jadinya kami pindah lokasi ke rumah warga yang masih bisa dapat sinyal. Akhirnya kami bersama anak-anak berjalan dan meminjam rumah warga yang memiliki sinyal agar kegiatan gladi bisa tetap berlangsung," cerita dia.
Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, Yudianti mengaku terharu dengan semangat dan antusiasme para siswanya dalam mengikuti gladi bersih TKA.
"Di tengah keterbatasan itu, saya sangat terharu melihat semangat dan kebersamaan anak-anak. Mereka tetap tenang, saling menyemangati, dan mengikuti arahan dengan baik," sebut dia.
Yudianti berharap kendala serupa tidak terjadi saat pelaksanaan TKA pada April 2026 mendatang. Ia berharap pemerintah dapat memastikan ketersediaan listrik dan jaringan internet yang stabil.
"Semoga listrik dan jaringan internet dapat mendukung sehingga anak-anak bisa mengerjakan ujian dengan tenang dan maksimal. Harapannya jika saat pelaksanaan TKA di bulan April nanti, kami tidak lagi meminjam rumah warga untuk ikut ujian TKA," harap dia.
Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, menyatakan bahwa jadwal gladi bersih TKA bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kesiapan masing-masing sekolah.
"Pelaksanaannya fleksibel, pengaturan jadwal oleh satuan pendidikan sesuai kesiapan masing-masing," kata Rahmawati dalam acara Medcom Goes To School di SMAN 34 Jakarta, Rabu 11 Maret 2026.
Periode gladi bersih TKA telah diperpanjang menjadi 9-17 Maret 2026. Berikut adalah jadwal lengkapnya:
| Gelombang | Tanggal |
|---|---|
| 1 | 9-10 Maret 2026 |
| 2 | 11-12 Maret 2026 |
| Khusus | 14-15 Maret 2026 |
| 3 | 16-17 Maret 2026 |
| Tambahan | 30-31 Maret 2026 |
Gladi bersih TKA bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai penggunaan aplikasi tes kepada siswa. Selain itu, sekolah juga dapat memastikan kesiapan proktor, teknisi, pengawas ruang, dan pelaksana TKA.
Satuan pendidikan diberikan fleksibilitas dalam mengatur jadwal gladi bersih sesuai kesiapan masing-masing. Mereka juga dapat memilih gelombang gladi bersih yang berbeda dengan gelombang pelaksanaan TKA utama.
Gladi bersih diperuntukkan bagi seluruh satuan pendidikan yang mengikuti TKA jenjang SMP/MTs/sederajat dan SD/MI/sederajat, baik yang berstatus mandiri maupun menumpang.
Murid akan mendapatkan akun sesuai dengan identitas masing-masing sebagaimana terdaftar dalam sistem pendataan TKA.
Pada saat gladi bersih, murid tidak diwajibkan mengerjakan sampai alokasi waktu berakhir. Yang terpenting, murid telah mencoba login, memasukkan token, dan berlatih mengerjakan soal. Dengan demikian, diharapkan seluruh murid yang terdaftar memperoleh kesempatan mengikuti gladi bersih.
Proktor, teknisi, dan calon pengawas ruang diharapkan dapat menerapkan prosedur operasional standar pelaksanaan tes sebagaimana pada pelaksanaan TKA utama, sehingga seluruh pihak memahami alur dan mekanisme pelaksanaan secara menyeluruh.