Grab meningkatkan komitmen pendanaan sosialnya melalui program GrabForGood Fund pada tahun 2026 dengan menyiapkan dana sebesar USD3,2 juta.
Inisiatif ini bertujuan untuk membiayai berbagai program di seluruh Asia Tenggara yang berfokus pada pendidikan, dukungan komunitas, dan bantuan bencana.
Salah satu program unggulan dalam roadmap 2026 adalah GrabScholar, yang menyediakan bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga prasejahtera dan beasiswa penuh berbasis prestasi bagi siswa berpotensi akademik kuat dengan keterbatasan finansial. Dana GrabForGood juga akan dialokasikan untuk program kesehatan dan penyediaan makanan bergizi di sekolah-sekolah.
Anthony Tan, Group CEO dan Co-Founder Grab, memberikan kontribusi pribadi lebih dari USD16 juta sebagai wujud akuntabilitas kepemimpinannya terhadap misi jangka panjang dana abadi tersebut, serta dukungan tambahan dari berbagai donor, baik dari individu maupun organisasi.
“GrabForGood Fund didesain untuk membantu masyarakat di seluruh Asia Tenggara dalam membangun masa depan yang lebih baik. Saya telah melihat sendiri ketangguhan yang luar biasa dari para mitra dan komunitas kami, namun tantangan sistemik seringkali menjadi hambatan yang sulit diatasi sendiri," kata Anthony Tan dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia berharap program ini dapat membuka lebih banyak peluang, mulai dari penyediaan makanan bergizi agar anak-anak dapat belajar optimal, hingga pemberian beasiswa penuh bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Komitmen tahun 2026 ini merupakan lanjutan momentum positif yang telah dibangun pada tahun 2025. Pada tahun 2025, GrabForGood Fund telah menyalurkan lebih dari USD2 juta, melalui bantuan biaya pendidikan dan beasiswa penuh kepada lebih dari 3.600 siswa dalam program GrabScholar di seluruh Asia Tenggara.
Dana tersebut juga mendukung serangkaian inisiatif komunitas untuk memperkuat jaringan dukungan pengasuhan, menangani nutrisi sekolah guna meningkatkan hasil pendidikan, serta menumbuhkan inovasi pembelajaran di seluruh Asia Tenggara.
Sejak diluncurkan pada tahun 2022, program GrabScholar telah mendukung 8.238 siswa di Asia Tenggara, yang mencakup mitra pengemudi, Mitra Merchant beserta anggota keluarga inti mereka, hingga masyarakat umum. Pada tahun 2025, sebanyak 3.486 anak sekolah menerima bantuan biaya pendidikan GrabScholar, dan 117 mahasiswa dianugerahi beasiswa penuh prestasi.
Program ini diperluas ke Thailand dan Vietnam pada tahun lalu, dan juga tersedia di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.
Selain GrabForGood Fund, Grab menjalankan berbagai program komunitas jangka panjang sebagai wujud nyata dari komitmen triple bottom line perusahaan. Melalui pendekatan ini, Grab berupaya menyeimbangkan kinerja bisnis dengan upaya mendorong dampak sosial yang positif serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dari sisi lingkungan, sebanyak 17 proyek pelestarian telah didukung selama tahun 2025 untuk menyokong konservasi lokal dan memberdayakan konsumen agar dapat beralih ke pilihan yang lebih berkelanjutan. Inisiatif ini difasilitasi melalui fitur Program Hijau di aplikasi Grab, yang menyalurkan kontribusi pengguna ke berbagai proyek lingkungan yang telah diverifikasi secara independen di seluruh Asia Tenggara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung aksi iklim, konservasi alam, serta memperkuat ketahanan komunitas di Asia Tenggara.