Pelatih Real Oviedo, Guillermo Almada, memberikan julukan bintang kepada penyerang Barcelona, Lamine Yamal. Almada menyebut Yamal sebagai pemain dari galaksi lain setelah gol spektakuler yang dicetak pemain muda itu dalam pertandingan LaLiga antara kedua tim, Minggu (25/1/2026).
Dalam laga yang dimenangkan Barcelona 3-0 di Spotify Camp Nou, Yamal mencetak gol ketiga lewat aksi akrobatik di kotak penalti. Sebelumnya, Dani Olmo dan Raphinha membawa Barcelona unggul.
“Kita sedang membicarakan pemain dari galaksi lain,” kata Almada, seperti dikutip dari ESPN, mengomentari gol Yamal pada menit ke-73.
Almada menambahkan, Yamal memiliki kualitas luar biasa dan selalu muncul di momen-momen krusial pertandingan. Menurutnya, Yamal sudah menjadi bintang yang mampu menentukan hasil laga meski masih sangat muda.
Ini menjadi gol ke-11 Yamal musim ini dan menjadi sorotan utama dalam pertandingan yang sempat berjalan kurang hidup. Meski demikian, pelatih Barcelona, Hansi Flick, justru menyoroti peran Yamal pada gol pertama. Tekanan yang diberikan Yamal membantu merebut bola dan membuka jalan bagi Olmo untuk mencetak gol.
“Bagi saya, yang jauh lebih penting adalah apa yang dilakukan Lamine pada gol pertama,” ujar Flick dalam konferensi pers usai laga.
Flick menjelaskan, cara Yamal melakukan pressing dan merebut bola hingga terciptanya gol adalah apa yang diinginkan timnya. Hal itu menjadi kunci untuk membuka pertandingan dan meraih tiga poin. Flick juga senang Yamal bisa mencetak gol seperti itu.
Barcelona Belum Benar-Benar Bangkit
Kemenangan Real Madrid atas Villarreal pada Sabtu (24/1/2026) sempat membawa mereka ke puncak klasemen LaLiga, setelah Barcelona kalah dari Real Sociedad pekan lalu. Flick mengakui bahwa kemenangan atas Oviedo belum bisa disebut sebagai kebangkitan yang benar-benar meyakinkan setelah kekalahan tersebut.
Flick menambahkan, Oviedo bermain tanpa beban, berani, dan menekan tinggi. Menurutnya, Barcelona tidak bermain di level terbaik, setidaknya di babak pertama. Babak kedua dinilai lebih baik, meski timnya menjalani pertandingan demi pertandingan dengan banyak perjalanan dan hampir tidak ada hari libur.
“Ya, ini sepak bola profesional, itu hal yang normal, itu pekerjaan mereka. Tapi saya bisa melihat tim memberikan yang terbaik, terutama di babak kedua," imbuh Flick.