Guti Bicara Soal Situasi Sulit Arbeloa di Real Madrid

Legenda Real Madrid, Guti, menyoroti tantangan berat yang dihadapi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala Los Blancos di tengah musim dan badai cedera.

Legenda Real Madrid, Guti, memberikan pandangannya mengenai situasi yang dialami Alvaro Arbeloa sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala Real Madrid. Menurutnya, Arbeloa menghadapi tugas berat karena harus memimpin tim di tengah musim dengan banyak pemain cedera.

Real Madrid mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso pada Januari, kemudian menunjuk Arbeloa sebagai pelatih utama. Sejak saat itu, Arbeloa telah memimpin tim dalam 13 pertandingan di berbagai kompetisi.

Dari pertandingan tersebut, Real Madrid meraih sembilan kemenangan dan menelan empat kekalahan. Hasil yang mengecewakan adalah tersingkir dari Copa del Rey setelah kalah 2-3 dari Albacete di babak 16 besar.

Guti menilai Arbeloa berada dalam situasi yang sulit sejak awal masa jabatannya.

Dalam wawancaranya dengan Efe, Guti menyatakan bahwa Arbeloa seolah menerima tantangan yang sangat berat sejak awal kepemimpinannya.

“Itu seperti piala beracun yang diberikan kepada Álvaro. Bukan hanya karena dia harus mulai di tengah musim, tetapi juga karena saat dia datang sudah ada banyak pemain yang cedera,” ujar Guti.

Menurut Guti, cedera pemain membuat kemampuan Arbeloa belum terlihat maksimal.

“Dia sudah berada di sini beberapa bulan dan bukan berkurang, justru cedera bertambah banyak. Anda tidak bisa melihat sepenuhnya apa yang bisa ditawarkan seorang pelatih ketika ada begitu banyak pemain cedera,” katanya.

“Kami semua memiliki harapan besar kepada Álvaro. Dia sangat mengenal klub ini, tetapi saat ini dia tidak memiliki semua alat yang dibutuhkan untuk membuat tim bekerja dengan maksimal,” imbuh Guti.

Arbeloa Hargai Dukungan Guti

Menjelang laga melawan Manchester City di Liga Champions, Arbeloa menanggapi dukungan dari Guti.

Arbeloa menghormati Guti sebagai legenda Real Madrid.

“Saya sangat menghormatinya karena apa yang telah ia berikan untuk Real Madrid dan warisan yang ia tinggalkan,” kata Arbeloa.

“Saya sangat menghargai pendapatnya karena saya tidak berada di sini untuk menilai setiap opini. Salam untuknya, semoga saya bisa segera memeluknya,” ujar Arbeloa.

Guti dan Arbeloa pernah bermain bersama sebanyak 24 kali saat di Real Madrid.

Real Madrid Andalkan Magis Bernabeu Lawan Man City

Real Madrid akan menghadapi Manchester City di Liga Champions pada Rabu, 11 Maret 2026.

Guti berharap kebanggaan klub dan atmosfer Bernabeu bisa membantu Real Madrid.

“Itulah yang dipegang para penggemar Madrid. Duel ini memang sulit, tetapi kebanggaan Real Madrid dan malam-malam magis di Bernabeu bisa kembali terjadi,” ujar Guti.

“Mari kita lihat apakah semua itu bisa membantu Madrid berkembang dan mencapai level yang bagus, sehingga setidaknya kami bisa menghadapi leg kedua dengan harapan untuk lolos,” lanjutnya.

Jika berhasil menyingkirkan Manchester City, Real Madrid akan menghadapi pemenang antara Bayern Munchen dan Atalanta di perempat final.

Recommended