Permintaan kendaraan kategori city car di pasar otomotif nasional terpantau masih sangat tinggi dengan penawaran harga mulai dari Rp60 jutaan pada Selasa, 12 Mei 2026. Tingginya minat konsumen ini didorong oleh efisiensi dimensi dan harga yang dinilai sangat terjangkau bagi masyarakat perkotaan.
Kebutuhan terhadap mobil kompak di segmen ini tetap stabil karena keunggulannya dalam bermanuver di jalan raya yang padat. Sebagaimana dilansir dari Medcom, dimensi kecil kendaraan ini memudahkan pengemudi saat mencari tempat parkir di area yang terbatas.
Sektor dapur pacu juga menjadi daya tarik utama bagi para calon pembeli di tengah fluktuasi harga energi global. Mayoritas city car dilengkapi dengan mesin berkapasitas 1.000 cc hingga 1.500 cc, yang memberikan dampak langsung pada penghematan konsumsi bahan bakar.
Berdasarkan data teknis, rata-rata konsumsi bahan bakar pada segmen ini mencapai angka minimal 1 liter untuk setiap 12 kilometer. Hal tersebut menjadikan mobil berdimensi ringkas ini sebagai pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan biaya operasional rendah.
Berikut adalah daftar rata-rata harga city car bekas yang berhasil dihimpun per Mei 2026:
| Model Mobil | Rentang Harga |
|---|---|
| Nissan March (2011–2018) | Rp69,9 juta – Rp133 juta |
| Kia Picanto (2014–2017) | Rp82 juta – Rp174,9 juta |
| Suzuki Ignis (2017–2023) | Rp90 juta – Rp159 juta |
| Daihatsu Sirion (2015–2024) | Rp95 juta – Rp185 juta |
| Suzuki S-Presso (2022–2023) | Rp106 juta – Rp139 juta |
| Honda Brio RS (2018–2022) | Rp118 juta – Rp197 juta |
| Toyota Agya GR Sport (2022–2023) | Rp137 juta – Rp165 juta |
Ketersediaan unit di pasar mobil bekas saat ini masih cukup beragam dengan kondisi tahun produksi yang memengaruhi nilai jual masing-masing kendaraan. Fenomena ini memperkuat posisi mobil kompak sebagai segmen yang paling diminati untuk mobilitas harian di kota-kota besar.