Harga Pertalite Tidak Naik hingga Akhir Triwulan I 2026

Pemerintah memastikan harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter hingga akhir triwulan I 2026, di tengah gejolak harga minyak dunia.

Masyarakat tidak perlu khawatir terkait harga Pertalite, sebab pemerintah memastikan tidak ada kenaikan hingga akhir triwulan I-2026. Kepastian ini disampaikan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung.

Keputusan ini diambil di tengah fluktuasi harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah. Dengan demikian, harga BBM bersubsidi ini tetap dijual Rp 10.000 per liter.

"Yang pertama itu adalah Ketersediaan RON 90 atau ini Pertalite merupakan BBM yang diberikan subsidi. Bapak Menteri itu juga sudah menyampaikan bahwa untuk Pertalite ini tidak akan ada kenaikan harga sampai dengan berakhirnya triwulan I 2026 ini," kata Yuliot di kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).

Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia serta kondisi alokasi subsidi dan kompensasi energi yang telah disiapkan dalam APBN. Langkah selanjutnya terkait harga Pertalite akan ditentukan melalui evaluasi bersama kementerian dan lembaga terkait.

Yuliot menambahkan, "Jadi nanti kita akan evaluasi terkait dengan perkembangan harga minyak dunia dan juga bagaimana alokasi terhadap subsidi dan kompensasi yang kita siapkan. Nanti kita akan bahas dengan kementerian lembaga terkait untuk penyesuaian-penyesuaian untuk Pertalite subsidi RON 90 ini."

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga telah menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan. BBM subsidi meliputi Pertalite yang saat ini seharga Rp 10.000/liter dan Solar (Biosolar) seharga Rp 6.800/liter. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap melonjaknya harga minyak mentah dunia hingga mencapai US$ 110 per barel.

Bahlil menyampaikan saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/3/2026), "Saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga, karena sampai dengan hari raya ini InsyaAllah nggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi."

Recommended