Harry Kane, penyerang andalan Bayern Munchen, tidak dimainkan sama sekali ketika timnya meraih kemenangan telak 5-0 atas St. Pauli pada Sabtu (11/4/2026). Keputusan ini sempat menimbulkan pertanyaan publik mengenai kondisi sang pemain, mengingat performa impresifnya di laga sebelumnya.
Absennya Kane dalam pertandingan tersebut bukan tanpa alasan. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, akhirnya angkat bicara dan menjelaskan bahwa sang striker mengalami reaksi fisik setelah laga Liga Champions melawan Real Madrid beberapa hari sebelumnya, seperti dilansir dari Bola.
Kompany menegaskan bahwa tindakan mengistirahatkan Kane bukan sekadar rotasi biasa, melainkan langkah pencegahan. "Mengistirahatkannya mungkin bukan kata yang tepat. Harry merasakan sedikit reaksi setelah pertandingan melawan Real Madrid, tetapi tidak ada yang serius untuk laga berikutnya," ujar Kompany.
Pihak pelatih tidak ingin mengambil risiko yang tidak perlu, terutama dengan mempertimbangkan jadwal pertandingan yang padat. "Sangat luar biasa dia bisa bermain penuh 90 menit di Bernabeu. Di pertandingan berikutnya, mungkin saja kami harus bermain hingga 120 menit," tambah Kompany.
Keputusan tersebut diambil untuk memastikan kondisi fisik Kane tetap optimal, khususnya menjelang leg kedua Liga Champions melawan Real Madrid. Laga krusial ini diprediksi akan sangat sengit dan menentukan langkah Bayern di kompetisi Eropa.
Dengan kemenangan besar atas St. Pauli, Bayern berhasil menjaga momentum positif mereka. Kini, seluruh perhatian tertuju pada pertandingan penting berikutnya, di mana Harry Kane diharapkan dapat kembali menjadi tumpuan utama Die Roten di lini serang.