Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pagi ini dengan kinerja negatif, mendekati libur panjang. Pergerakan IHSG menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, menempatkannya di kisaran level 7.100-an.
Seperti dikutip dari Detik Finance, pada Kamis (2/4/2026) pukul 09.14 WIB, IHSG tercatat pada level 7.114,77. Angka ini merepresentasikan pelemahan sebesar 0,97% atau setara dengan 69,66 poin dari posisi sebelumnya.
Pada pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di level 7.153,11. Sepanjang awal sesi, indeks bergerak dengan level tertinggi mencapai 7.161,79, sementara level terendah berada di 7.106,47.
Aktivitas transaksi di bursa menunjukkan volume perdagangan mencapai 4,31 miliar saham. Nilai turnover atau perputaran uang tercatat sebesar Rp 2,18 triliun, dengan total frekuensi transaksi sebanyak 272.094 kali.
Dalam tinjauan terhadap pergerakan saham individu, sebanyak 190 saham berhasil menguat, menunjukkan adanya minat beli pada beberapa sektor. Namun, jumlah saham yang mengalami pelemahan jauh lebih dominan, yaitu mencapai 343 saham.
Selain itu, terdapat 174 saham yang pergerakannya stagnan, tidak mengalami perubahan harga yang signifikan. Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati menjelang periode libur.
Pelemahan ini bukan hanya terjadi di pasar domestik. Indeks saham di kawasan Asia lainnya juga menunjukkan tren serupa. Indeks Nikkei di Jepang melemah sebesar 1,37%.
Sementara itu, Hang Seng yang merupakan indeks utama di Hong Kong turun 0,65%. Shanghai Composite Index, indeks saham utama di Tiongkok, juga terpantau berkurang 0,11%.