Manajemen Real Madrid mulai mempertimbangkan pemecatan pelatih kepala Alvaro Arbeloa setelah timnya dipastikan tersingkir dari babak perempat final Liga Champions pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Kekalahan 3-4 dari Bayern Munchen di Allianz Arena tersebut membuat Los Blancos kalah agregat total 4-6.
Hasil buruk di kancah Eropa ini memperparah catatan performa klub yang dilansir dari Bola hampir pasti mengakhiri musim tanpa raihan trofi. Selain gugur di Copa del Rey, Real Madrid saat ini tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen sementara La Liga, Barcelona, dengan kompetisi menyisakan tujuh pertandingan.
Gol penentu dari Luis Diaz dan Michael Olise bagi Bayern Munchen di akhir laga menjadi titik balik yang memicu manajemen menyusun daftar kandidat pengganti. Laporan The Athletic menyebutkan bahwa posisi Arbeloa saat ini sangat rentan meskipun dirinya baru menjabat sebagai juru taktik sejak Januari lalu.
"Saya tidak memikirkan hal itu. Saya tegaskan lagi: itu keputusan klub dan saya adalah pendukung yang setia. Yang saya inginkan hanyalah Real Madrid menang, siapa pun pelatihnya," ujar Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid.
Presiden klub Florentino Perez dilaporkan sudah mengantongi beberapa nama besar jika Arbeloa benar-benar didepak dari kursinya. Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, masuk dalam radar pantauan meskipun sosok asal Jerman itu saat ini masih memiliki komitmen pekerjaan di grup Red Bull.
Selain Klopp, nama Zinedine Zidane kembali mencuat sebagai kandidat favorit manajemen untuk kembali menangani tim di Santiago Bernabeu. Namun, Zidane juga sedang dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Prancis yang diprediksi akan kosong setelah turnamen Piala Dunia pada musim panas mendatang.
Opsi lainnya mencakup nama Didier Deschamps dan Mauricio Pochettino yang saat ini menjabat sebagai pelatih Timnas Amerika Serikat. Pochettino dinilai memiliki reputasi tinggi di mata manajemen Madrid, meski kontraknya bersama timnas baru akan berakhir setelah gelaran Piala Dunia 2026 usai.