IHSG Melemah ke Level 7.106 pada Penutupan Perdagangan Senin

IHSG ditutup melemah 0,32 persen ke posisi 7.106,52 pada Senin (27/4/2026) setelah sempat menguat tajam di awal perdagangan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pembalikan arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026). Indeks saham nasional terkoreksi 0,32 persen ke level 7.106,52 meskipun sempat menunjukkan penguatan signifikan di atas 1 persen pada sesi pembukaan pagi hari.

Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Finance via RTI Business, IHSG sebenarnya sempat mencapai posisi tertinggi harian di level 7.230,03. Namun, tekanan jual yang masif membuat indeks kehilangan momentum penguatannya hingga sesi penutupan sore hari.

Volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai 33,17 miliar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp 16,57 triliun. Sebanyak 264 saham terpantau mengalami pelemahan, sementara 408 saham menguat, dan 147 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan.

Penurunan pada hari Senin ini memperpanjang tren koreksi IHSG yang telah berlangsung selama sepekan terakhir dengan akumulasi pelemahan sebesar 6,42 persen. Sepanjang tahun berjalan di 2026, investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell mencapai Rp 42,81 triliun.

Sejumlah saham dari grup konglomerasi besar ikut memberikan tekanan pada indeks, termasuk emiten milik Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yang merosot 8,66 persen ke harga Rp 1.845. Saham milik Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), juga terpangkas 5,36 persen ke level Rp 5.300 per lembar saham.

Pelemahan juga merembet ke sektor perbankan milik negara atau Himbara, di mana PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terkoreksi 2,22 persen ke harga Rp 4.400. Di saat yang sama, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat penurunan sebesar 1,33 persen hingga berakhir di posisi Rp 3.720.

Emiten lain yang turut terkoreksi adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar 4,17 persen dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) milik Aguan yang turun tipis 0,59 persen ke harga Rp 8.450.

Recommended