Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami volatilitas tinggi dengan bergerak berbalik arah ke zona merah pada level 6.868,65 pada Selasa (12/5/2026) pukul 09.13 WIB. Pergerakan ini terjadi hanya beberapa menit setelah bursa dibuka menguat tipis di zona hijau pada awal perdagangan pagi.
Berdasarkan data RTI yang dilansir dari Detik Finance, IHSG tercatat turun sebanyak 36,96 poin atau melemah 0,54 persen pada sepuluh menit pertama perdagangan. Pada posisi tersebut, indeks sempat menyentuh level tertinggi di angka 6.977 dan titik terendah pada level 6.858.
Kondisi pasar saat indeks memerah menunjukkan dominasi sentimen negatif dengan 315 saham melemah, sementara 224 saham menguat dan 172 saham lainnya tidak bergerak. Volume transaksi pada periode ini mencapai 3,877 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp 1,56 triliun.
Sebelum berbalik melemah, IHSG sebenarnya dibuka menguat pada pukul 09.05 WIB dengan kenaikan 0,13 persen atau 9,66 poin ke level 6.914,28. Pada pembukaan awal tersebut, nilai transaksi baru menyentuh Rp 868,67 miliar dengan volume 2,11 miliar saham.
Data RTI mencatat bahwa pada pembukaan pukul 09.05 WIB tersebut, terdapat 303 saham yang sempat menguat dan 197 saham yang melemah. Namun, tekanan jual yang meningkat dalam waktu singkat memicu indeks tergelincir dari level pembukaan semula di 6.946,84.
Frekuensi transaksi di pasar modal Indonesia pada Selasa pagi terpantau sangat aktif, meningkat dari 165.130 kali saat pembukaan menjadi 300.224 kali saat indeks memasuki zona merah. Hingga saat ini, pergerakan pasar masih terus berfluktuasi mengikuti dinamika transaksi investor di bursa.