Marc Klok Heran Beckham Putra Dibully Usai Dipanggil Timnas

Marc Klok mengaku heran dengan banyaknya tanggapan negatif terhadap Beckham Putra usai dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.

Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menyatakan keheranannya atas derasnya respons negatif yang ditujukan kepada Beckham Putra Nugraha.

Klok merasa heran lantaran banyaknya komentar miring yang menyerang Beckham Putra Nugraha setelah namanya tercantum dalam daftar pemain Timnas Indonesia untuk persiapan FIFA Series 2026. Pemanggilan Beckham oleh pelatih baru Timnas Indonesia asal Inggris, John Herdman, justru menuai beragam komentar negatif di media sosial.

Menurut Klok, keputusan pelatih merupakan bagian dari strategi tim demi kepentingan sepak bola Indonesia. "Saya sudah melihat tanggapan dalam dua minggu terakhir ini. Kalau saya ada di sana, mungkin saya juga akan dibully," ujar Marc Klok usai sesi latihan di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kota Bandung, Kamis (26/3/2026).

Klok menilai bahwa perundungan terhadap pemain bukanlah hal baru. Ia mencontohkan Yakob Sayuri sebagai pemain yang juga pernah mengalami hal serupa. Ia menegaskan bahwa budaya ini sangat merugikan, terutama bagi perkembangan pemain muda.

Klok menjelaskan bahwa tekanan dari komentar negatif dapat berdampak besar pada kondisi mental pemain. Dalam situasi ekstrem, hal itu bahkan dapat menurunkan performa pemain di lapangan.

"Bayangkan ada ratusan ribu atau bahkan hingga jutaan orang membully Anda. Itu bisa menghancurkan mental dan membuat performa turun," ungkap pemain naturalisasi ini.

Klok juga menyebutkan akan ada efek domino dari budaya negatif tersebut. Bukan hanya individu yang dirugikan, tetapi juga kualitas tim nasional secara keseluruhan.

"Anda kehilangan bakat, kehilangan kesempatan pemain berkembang, dan akhirnya kualitas tim ikut menurun," imbuh pemain yang tercoret dari timnas Indonesia tahun ini.

Ajakan untuk Mendukung Timnas

Lebih jauh, Klok mengajak seluruh pencinta sepak bola Indonesia untuk bersatu mendukung siapa pun yang dipilih memperkuat skuat Garuda. Baik itu Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, dan pemain dari klub mana pun, menurutnya mereka layak mendapatkan dukungan penuh.

"Siapa pun yang dipanggil, dari klub mana pun, kita harus dukung. Semua pemain bisa membuat kesalahan, itu hal wajar dalam sepak bola," imbuh Klok.

Klok juga mempertanyakan standar ganda yang kerap muncul di kalangan suporter. "Kenapa satu pemain dibully lebih keras dibanding yang lain? Ini yang saya tidak mengerti," selorohnya.

Klok berharap pola pikir negatif ini bisa segera berubah. Ia menilai dukungan publik adalah kunci untuk membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi dan lebih bagus lagi.

Terkait peluang tim Indonesia di FIFA Series 2026 nanti, Klok mengaku optimistis. Meski ia belum melihat persiapan lengkap skuad, ia yakin Timnas Indonesia mampu meraih hasil positif dalam laga mendatang.

"Harusnya bisa menang. Tapi pertandingan berikutnya pasti lebih berat. Tapi tetap harus optimistis," pungkas Klok.

Recommended