Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini di zona hijau, sebuah indikasi positif setelah mengalami tekanan pada sesi sebelumnya.
Data dari RTI menunjukkan bahwa IHSG dibuka pada level 7.074,611. Dalam 30 menit pertama perdagangan, tepatnya pukul 09.32 WIB, indeks mengalami kenaikan sebesar 1,04 persen, mencapai posisi 7.095,62.
Aktivitas pasar terpantau cukup aktif sejak pembukaan. Volume saham yang diperdagangkan mencapai 5,17 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp2,6 triliun. Tercatat 444 saham menguat, 144 saham melemah, dan 131 saham stagnan.
Sentimen Global Mendorong Penguatan
Penguatan IHSG dipengaruhi oleh sentimen global yang positif. Riset BNI Sekuritas menjelaskan bahwa bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh saham teknologi, khususnya yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI). Indeks utama seperti S&P 500 naik 1,01 persen, Nasdaq Composite menguat 1,22 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,83 persen.
Kondisi Bursa Asia Bervariasi
Pergerakan bursa saham di kawasan Asia menunjukkan variasi. Ketegangan di kawasan Teluk Persia, khususnya di sekitar Selat Hormuz, berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global dan menjadi pertimbangan bagi bank sentral dalam menentukan kebijakan suku bunga.
Indeks Nikkei Jepang turun 0,13 persen, dan Topix melemah 0,50 persen. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan meningkat 1,14 persen, sedangkan Kosdaq menurun 1,27 persen. Hang Seng Hong Kong naik 1,45 persen, Taiex Taiwan turun 0,17 persen dan ASX 200 Australia melemah 0,39 persen.
Proyeksi Rebound IHSG
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman menjelaskan bahwa secara teknikal, IHSG sebelumnya ditutup melemah 1,61 persen. Menariknya, investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sekitar Rp178 miliar. Saham yang diborong asing antara lain EMAS, AADI, ARCI, BUMI, dan PTBA.
Melihat kondisi tersebut, IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk rebound dalam jangka pendek. Fanny Suherman menambahkan, pelaku pasar dapat mencermati level teknikal support 6.950-7.000 dan resist 7.080-7.130 untuk perdagangan hari ini.