Gelandang andalan Manchester City, Bernardo Silva, dipastikan akan meninggalkan klub pada akhir musim ini, tepatnya pada musim panas 2026, menyusul berakhirnya masa kontrak sang pemain di Stadion Etihad. Keputusan ini menandai berakhirnya masa bakti pemain asal Portugal tersebut selama sembilan tahun bersama klub berjuluk The Citizens.
Dilansir dari Bola, pemain berusia 31 tahun tersebut telah mencatatkan lebih dari 450 penampilan sejak didatangkan dari AS Monaco pada tahun 2017 silam. Selama periode tersebut, Silva memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak 76 gol dan menyumbangkan 77 assist di bawah arahan manajer Pep Guardiola.
Pengabdian Silva di Manchester menghasilkan total 19 trofi prestisius, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions pada musim treble 2022/2023. Baru-baru ini, ia bahkan sempat memimpin tim sebagai kapten saat City berhasil menaklukkan Arsenal di laga final EFL Cup.
"Manchester City adalah bagian penting dalam hidup saya, bukan hanya karier, tetapi juga kehidupan pribadi," ujar Bernardo Silva dalam pesan perpisahannya yang dikutip dari laporan Bola. Pernyataan ini menegaskan kedekatan emosional yang telah terjalin selama hampir satu dekade di Inggris.
Saat ini, Juventus dilaporkan menjadi klub yang paling depan untuk mengamankan tanda tangan Silva dengan status bebas transfer. Manajemen klub asal Turin tersebut dikabarkan telah mengajukan tawaran pra-kontrak kepada agen Silva pada pekan ini guna memperkuat lini tengah mereka tanpa biaya transfer.
Selain Juventus, Barcelona tetap menjadi destinasi potensial bagi Silva karena sang pemain dikabarkan tertarik untuk mencicipi persaingan di La Liga. Namun, kendala finansial yang masih membayangi klub Catalan tersebut menjadi penghambat utama dalam merealisasikan proses perpindahan tersebut.
Opsi lainnya adalah kembali ke klub masa kecilnya, SL Benfica, yang berlokasi di Lisbon. Silva sebelumnya pernah mengutarakan keinginan untuk mengakhiri karier profesionalnya di Portugal, sehingga kepulangan ini dipandang sebagai misi pribadi untuk menutup perjalanan sepak bolanya di tanah kelahiran.