Indosat Angkat Honesti Basyir Jadi Direksi dan Bagikan Dividen Triliunan

Indosat Ooredoo Hutchison merombak direksi dengan mengangkat Honesti Basyir dan menyetujui pembagian dividen Rp3,57 triliun dalam RUPST Mei 2026.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Indosat Ooredoo Hutchison resmi menetapkan Honesti Basyir sebagai anggota direksi baru pada Rabu (6/5/2026). Langkah ini menandai pergeseran strategis perusahaan dalam mempercepat transformasi menjadi penyedia teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Selain perombakan manajemen, dilansir dari Detik iNET, para pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3,57 triliun. Jumlah tersebut setara dengan Rp111 per lembar saham yang dijadwalkan cair paling lambat 30 hari setelah hasil rapat diumumkan.

Honesti Basyir yang sebelumnya memiliki rekam jejak panjang di ekosistem Telkom Indonesia dipercaya untuk memperkuat eksekusi strategi AI perusahaan. Selain Honesti, RUPST juga mengangkat Reski Damayanti dan Apoorva Mehrotra ke dalam jajaran direksi, sementara Seppalga Ahmad ditunjuk sebagai Komisaris.

"Fokus kami adalah mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham," ujar Vikram Sinha, President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Perubahan susunan ini juga dibarengi dengan pemberhentian Ahmad Zulfikar dari jabatan Direktur serta Achmad Syah Reza dari kursi Komisaris. Penyesuaian ini merupakan bagian dari ambisi Indosat untuk bertransformasi dari perusahaan konektivitas menjadi AI TechCo secara menyeluruh.

Dalam mendukung ambisi tersebut, Indosat telah menjalin kemitraan strategis dengan NVIDIA melalui inisiatif Sahabat-AI. Proyek ini bertujuan memperluas akses komputasi bagi pengembang dan pelaku usaha di seluruh Indonesia melalui jaringan AI Grid terdistribusi.

Infrastruktur pusat data milik perusahaan kini dioptimalkan untuk mendistribusikan daya komputasi secara nasional guna mendukung ekosistem digital dalam negeri. Penunjukan direksi baru ini diharapkan menjadi katalis dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke seluruh lini operasional perusahaan.

Recommended