Investasi Emas Pegadaian Meningkat Saat Ramadan Lebaran 2026

Pegadaian mencatat pertumbuhan signifikan pada transaksi emas selama Ramadan hingga Lebaran 2026, didorong kesadaran investasi.

Perayaan Idul Fitri tahun ini menandai perubahan positif dalam perilaku finansial masyarakat Indonesia. PT Pegadaian melaporkan peningkatan signifikan dalam transaksi emas selama bulan Ramadan hingga Lebaran 2026.

Masyarakat kini cenderung memanfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk memperkuat aset masa depan melalui investasi emas, bukan hanya fokus pada belanja konsumtif. Data internal Pegadaian menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Total gramasi pembelian Tabungan Emas tumbuh 137,76% hingga akhir Maret 2026, mencapai lebih dari 5,5 Ton.

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven). Harga emas yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong masyarakat untuk mengamankan kekayaan mereka.

"Fenomena tahun ini menunjukkan pergeseran habit yang positif. Masyarakat tidak lagi sekedar menghabiskan THR untuk kebutuhan musiman, tetapi justru menambah kepemilikan emas sebagai strategi investasi jangka panjang," ujar Kepala Divisi Bisnis Bulion, Kadek Eva Suputra, Kamis (26/3/2026).

Pegadaian menawarkan berbagai produk dan layanan berbasis emas. Tabungan Emas Pegadaian memberikan opsi transaksi emas mulai dari Rp10.000, ditambah kemudahan akses digital melalui Tring!, meningkatkan keunggulan produk ini.

Kadek menambahkan, "Pergeseran perilaku nasabah yang menginginkan fleksibilitas tinggi ini juga tercermin dari masifnya penggunaan aplikasi Tring! by Pegadaian. Melalui Tring!, masyarakat dapat bertransaksi emas kapan pun dan di mana pun, bahkan di sela-sela kesibukan persiapan mudik dan Lebaran."

Selain pembelian, Pegadaian mencatat pemanfaatan likuiditas emas melalui produk gadai. Nasabah memilih untuk tidak menjual emas meski butuh dana segar untuk Lebaran.

Sebagai solusi, program Gadai Bebas Bunga yang berlaku hingga akhir April 2026 dimanfaatkan. Nasabah mendapatkan pinjaman dengan biaya sewa modal 0%, sehingga aset emas tetap terjaga kepemilikannya, namun kebutuhan likuiditas terpenuhi.

Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas pada Lebaran tahun ini adalah tren harga emas yang mendorong pembelian, meningkatnya literasi keuangan, dan kemudahan akses investasi melalui Tring! by Pegadaian.

Dengan capaian ini, PT Pegadaian optimis bahwa budaya investasi emas akan terus menjadi pilar stabilitas ekonomi keluarga Indonesia pasca-Lebaran.

Recommended