Samsung Display memperkenalkan inovasi teknologi layar terbaru bernama Sensor OLED yang mampu memantau kesehatan pengguna pada ajang SID Display Week 2026, Kamis (7/5/2026). Layar berukuran 6,8 inci ini memiliki kemampuan ganda untuk menampilkan konten sekaligus mengukur detak jantung dan tekanan darah secara langsung.
Integrasi fotodioda organik di dalam panel menjadi kunci utama yang memungkinkan sensor mendeteksi aliran darah melalui pantulan cahaya layar pada jari pengguna. Sebagaimana dilansir dari Detik iNET, teknologi ini tetap mempertahankan kualitas visual dengan kepadatan piksel mencapai 500 PPI, setara dengan standar ponsel kelas atas saat ini.
Keunggulan lain dari panel ini adalah dukungan teknologi Flex Magic Pixel yang berfungsi melindungi privasi data kesehatan sensitif milik pengguna. Fitur tersebut memungkinkan informasi pada layar tidak dapat dilihat dari sudut samping, serupa dengan teknologi yang diterapkan pada perangkat flagship Galaxy S26 Ultra.
Selain panel kesehatan, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini juga memamerkan Flex Chroma Pixel OLED yang menitikberatkan pada performa visual. Layar ini diklaim memiliki tingkat kecerahan maksimal hingga 3.000 nits saat berada dalam mode kecerahan tinggi (High Brightness Mode).
Akurasi warna pada panel tersebut mencakup 96 persen ruang warna BT.2020, sebuah standar internasional yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union. Pencapaian teknis ini dimungkinkan melalui penggunaan material display baru serta teknologi LEAD yang dikembangkan secara internal oleh Samsung.
Perusahaan menyatakan bahwa pengembangan material baru ini dilakukan dengan tetap menjaga efisiensi daya serta memperpanjang umur panel agar tidak mudah mengalami degradasi. Hingga saat ini, kedua jenis layar tersebut masih berstatus sebagai prototipe dan belum ada informasi resmi mengenai implementasinya pada produk smartphone masa depan.