Ipswich Town resmi memastikan kembali ke kompetisi kasta tertinggi Inggris, Premier League, setelah mengalahkan Queens Park Rangers dengan skor 3-0 di Stadion Portman Road pada Sabtu (2/5/2026). Kemenangan ini mengunci posisi runner-up klasemen akhir EFL Championship musim 2025/2026 bagi klub berjuluk The Tractor Boys tersebut.
Keberhasilan ini dicapai setelah Ipswich Town mengumpulkan 84 poin dari 46 pertandingan sepanjang musim. Keberhasilan promosi ini menjadi momen bersejarah bagi klub, namun memunculkan spekulasi mengenai masa depan bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, yang masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2028.
Dilansir dari Bola, Elkan Baggott tercatat tidak tampil sekalipun di kompetisi Championship sepanjang musim 2025/2026. Pemain dengan tinggi 196 sentimeter itu lebih banyak menghabiskan waktu bertanding di kategori tim akademi, yakni Premier League 2 dan Premier League Cup.
Kontribusi nyata pemain bernomor punggung 25 tersebut musim ini hanya terbatas pada dua penampilan di ajang Piala FA. Secara statistik, Elkan hanya empat kali masuk dalam daftar pemain cadangan di Championship tanpa diberikan kesempatan bermain satu menit pun oleh pelatih Kieran McKenna.
Pada musim sebelumnya, saat Ipswich berlaga di kasta lebih rendah, Elkan juga sempat dipinjamkan ke Blackpool di League One untuk mendapatkan menit bermain. Di klub tersebut, ia tercatat tampil sebanyak 18 kali sebelum akhirnya kembali ke skuad Ipswich Town.
Jika Elkan berhasil menembus skuad utama pada musim 2026/2027, ia berpotensi menjadi pemain berkebangsaan Indonesia pertama yang bermain di Premier League. Meski Jordi Amat pernah memperkuat Swansea City, saat itu status kewarganegaraannya masih sebagai warga negara Spanyol.
Terdapat tiga kemungkinan masa depan bagi bek berusia 23 tahun tersebut menjelang musim baru. Skenario tersebut meliputi bertahan di skuad utama melalui pembuktian di masa pramusim, kembali dipinjamkan ke klub lain untuk jam terbang, atau dilepas secara permanen oleh manajemen klub.
Persaingan di lini pertahanan Ipswich diprediksi akan semakin ketat mengingat target klub untuk tetap bertahan di Premier League. Masa pramusim mendatang akan menjadi penentu krusial bagi kelanjutan karier profesional Elkan Baggott di tanah Inggris.