PT Ishizuka Maspion Indonesia (Ishizuka Maspion), yang merupakan bagian dari Maspion Group, kini mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. Instalasi ini berada di fasilitas produksi perusahaan yang terletak di Kawasan Industri Maspion, Romokalisari, Surabaya.
Peresmian PLTS Atap ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur. Selain itu, hadir pula Cahyadi Salim, Direktur PT Indal Aluminium Industri Tbk, serta Rudy Korsan, Direktur Kawasan Unit 4 PT Maspion.
Sugiharto, Direktur SDM Maspion Group; Budi Gunardi, Direktur Maspion Group; Gary Samuel, Head of Business Development Suryanesia; Dwiarta Alim, General Manager Ishizuka Maspion Indonesia; dan Cheston Jones, Head of Business Development Suryanesia juga turut hadir.
Proyek ini adalah hasil kolaborasi strategis dengan Suryanesia, yang menyediakan solusi Solar-as-a-Service. Langkah ini menjadi bukti komitmen Ishizuka Maspion terhadap keberlanjutan lingkungan, efisiensi operasional, dan daya saing global.
Sebagai pelopor energi bersih di Maspion Group, Ishizuka Maspion mengintegrasikan tenaga surya di fasilitas produksinya di Surabaya. Pabrik ini telah berpengalaman lebih dari 25 tahun sebagai produsen glass tableware dan mengekspor produknya ke lebih dari 50 negara dengan dukungan teknologi dan lini mesin kaca otomatis.
Susanto, Assistant Plant Manager PT Ishizuka Maspion Indonesia, menyampaikan bahwa peresmian PLTS ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT).
"Melalui teknologi PLTS, kami berharap dapat menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target bauran energi nasional. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga proyek ini dapat terselesaikan dengan lancar dan mencapai zero accident," kata Susanto.
Menurutnya, transisi energi ini juga mencerminkan kepemimpinan Maspion dalam menjawab tantangan industri yang semakin menuntut praktik bisnis berkelanjutan.
Ishizuka Maspion mempercayakan pengembangan dan instalasi PLTS ini kepada Suryanesia. Pemilihan mitra ini didasarkan pada solusi yang sesuai dengan kebutuhan industri, kualitas sistem, dan pengalaman tim dalam proyek energi surya skala besar.
Rheza Adhihusada, Founder & CEO Suryanesia, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Maspion Group.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Maspion Group, khususnya PT Ishizuka Maspion Indonesia, atas kepercayaan yang diberikan kepada Suryanesia dalam mendukung pemanfaatan PLTS Atap. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong penggunaan energi bersih di sektor industri sekaligus mendukung operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. Kami juga mengapresiasi dukungan Kementerian ESDM dan PLN dalam memperkuat ekosistem energi terbarukan di Indonesia. Dengan diresmikannya PLTS ini, mari kita apresiasi langkah PT Ishizuka Maspion Indonesia yang progresif dalam membangun masa depan yang lebih hijau," ujar Rheza.
Dengan langkah ini, Ishizuka Maspion memperkuat efisiensi produksi dan daya saing dari sisi keberlanjutan, seiring meningkatnya tuntutan pasar global terhadap praktik industri rendah emisi. Investasi pada energi terbarukan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.