Posisi Italia dalam peringkat koefisien UEFA semakin terpuruk ke urutan kelima. Kondisi ini membuat prospek untuk memperoleh satu jatah tambahan di Liga Champions UEFA musim 2026/2027 hampir mustahil tercapai.
Kemunduran ini menyusul hasil buruk yang terus-menerus dialami oleh klub-klub perwakilan Italia di kancah kompetisi Eropa, demikian dilansir dari Bola.
Pukulan telak datang dari kekalahan Bologna dan Fiorentina dalam pertandingan turnamen Eropa yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) dini hari WIB. Kedua tim tersebut merupakan wakil Serie A terakhir yang tersisa di musim ini.
Bologna harus mengakui keunggulan Aston Villa dengan skor 1-3 di kandang sendiri pada babak perempat final Liga Europa. Sementara itu, Fiorentina mengalami kekalahan 0-3 saat melawat ke markas Crystal Palace dalam fase perempat final Conference League.
Hasil minor ini secara praktis mengubur harapan Italia untuk menempati dua posisi teratas dalam peringkat koefisien UEFA. Padahal, posisi tersebut menjadi syarat utama agar bisa mendapatkan tiket tambahan ke Liga Champions musim depan.
Sebelumnya, Bologna sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan menyingkirkan AS Roma di babak 16 besar Liga Europa. Namun, langkah mereka terhenti di perempat final.
Di Liga Champions, pencapaian terjauh bagi wakil Italia adalah Atalanta, yang akhirnya tersingkir di babak 16 besar setelah berhadapan dengan Bayern Munchen.
Performa Klub Italia yang Mengecewakan
Secara keseluruhan, penampilan klub-klub Italia di kompetisi Eropa tertinggi musim ini jauh dari harapan. Napoli telah tersingkir sejak League Phase, sedangkan Inter Milan dan Juventus harus angkat koper di babak play-off.
Berbanding terbalik dengan kondisi Italia, Inggris telah memastikan diri mendapatkan satu slot tambahan di Liga Champions untuk musim mendatang. Dominasi Liga Inggris semakin nyata.
Di sisi lain, Spanyol menjadi pesaing terkuat untuk merebut satu slot tambahan lainnya. Mereka masih memiliki enam wakil yang mampu bertahan di berbagai kompetisi Eropa.
Dengan situasi yang ada saat ini, peluang bagi Italia untuk memperoleh jatah tiket tambahan di Liga Champions musim 2026/2027 secara efektif telah tertutup. Ini menjadi evaluasi penting bagi sepak bola Italia ke depannya.