Jepang Amankan Cadangan Minyak untuk 254 Hari

PM Jepang Sanae Takaichi menyatakan Jepang memiliki cadangan minyak yang cukup untuk 254 hari di tengah kekhawatiran pasokan energi.

Jepang memiliki stok minyak yang cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik selama 254 hari. Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengumumkan hal ini di hadapan Parlemen Jepang pada 2 Maret 2026.

Takaichi meyakinkan bahwa pasokan energi dalam negeri akan tetap stabil, meskipun ada kekhawatiran terkait potensi gangguan pasokan setelah Iran menutup Selat Hormuz.

Mainichi melaporkan pada hari Selasa, 3 Maret 2026, bahwa Takaichi membahas situasi ini dalam pertemuan Komite Anggaran Parlemen menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Mengenai potensi penutupan Selat Hormuz, jalur penting untuk pasokan energi Jepang, Takaichi menyatakan bahwa pemerintahannya sedang mengumpulkan informasi dan memantau perkembangan situasi.

Takaichi menekankan bahwa beberapa kapal tanker minyak mentah yang menuju Jepang dalam keadaan siaga di Teluk Persia, dan pemerintah memastikan keselamatan awak kapal di perairan sekitarnya terjamin.

Meskipun ada kekhawatiran tentang dampak ekonomi, Takaichi menegaskan bahwa Jepang saat ini memiliki cadangan minyak yang mencukupi untuk 254 hari, yang meminimalkan dampak pada kehidupan masyarakat dan kegiatan ekonomi.

"Kami akan memastikan pasokan energi yang stabil di dalam negeri. Langkah-langkah yang diperlukan akan segera diambil," kata Takaichi.

Recommended