Winger Manchester City, Jeremy Doku, mengirim peringatan kepada Real Madrid bahwa perjuangan untuk mencapai perempat final Liga Champions 2025/2026 masih jauh dari selesai.
Meskipun Manchester City mengalami kekalahan 0-3 pada leg pertama babak 16 besar, Doku menegaskan bahwa timnya memiliki peluang untuk membalikkan keadaan di kandang sendiri.
City akan menjamu raksasa Spanyol itu di Etihad Stadium dan membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Doku menunjuk pada kemenangan 4-0 City atas Real Madrid di Etihad pada semifinal 2023 sebagai bukti bahwa timnya mampu melakukan comeback serupa.
"Gila kalau saya bilang tidak ada peluang," kata Doku, seperti dikutip dari ESPN.
"Tentu saja mereka tim besar, tetapi kami tahu mereka bisa mencetak tiga gol melawan kami, jadi kenapa kami tidak bisa melakukan hal yang sama?"
"Di Etihad kami membutuhkan dukungan suporter untuk memberi tekanan kepada mereka. Dalam sepak bola semuanya mungkin, jadi kami masih percaya," imbuh Doku.
City dikejutkan di Santiago Bernabeu oleh hattrick Federico Valverde di babak pertama. Sebenarnya, Vinicius Junior memiliki kesempatan untuk menambah gol keempat, tetapi penaltinya berhasil digagalkan oleh kiper Gianluigi Donnarumma.
Doku percaya bahwa penyelamatan penalti tersebut bisa menjadi momen penting, meskipun mereka menghadapi tugas berat di leg kedua.
“Saya merasa skor 3-0 dan 4-0 itu sangat berbeda,” ujarnya.
“Saya rasa itu sangat membantu kami. Kami masih percaya diri."
“Memang kami masih punya pertandingan melawan West Ham United sebelumnya, tetapi kami percaya dengan kualitas kami. Bermain di Etihad akan menjadi pertandingan yang berbeda," imbuhnya.
Minta Dukungan Suporter City
Doku meminta para pendukung City menciptakan atmosfer yang menekan bagi tim tamu menjelang leg kedua di Manchester.
“Jika mereka bersama kami, pertandingan akan sangat berbeda,” kata Doku.
“Kami benar-benar membutuhkan mereka untuk mendorong kami, memberi tekanan kepada lawan, dan kami harus bisa mendengar dukungan mereka. Mungkin mereka tidak sadar, tetapi itu sangat berpengaruh bagi kami di lapangan."
“Kami percaya mereka akan ada untuk kami dan memberi semangat," imbuh Doku.