Persiapan matang mulai dirancang oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, guna menyongsong gelaran Piala Asia 2027. Skuad Garuda dipastikan tergabung di Grup F bersama tim-tim kuat seperti Jepang, Qatar, dan Thailand.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, Indonesia akan bersua Jepang pada pertandingan pembuka tanggal 11 Januari 2027. Lima hari kemudian, anak asuh John Herdman bakal menantang Qatar sebelum akhirnya menghadapi Thailand pada 20 Januari 2027.
Seperti dilansir dari Bola, John Herdman menegaskan bahwa segala bentuk persiapan menuju turnamen bergengsi tersebut memerlukan perencanaan yang matang. Dirinya meyakini proses pembentukan tim nasional tidak dapat berjalan secara instan.
"Ya, persiapan adalah rekayasa balik. Pertama, saya harus memahami siapa saja kumpulan pemain yang akan ada," ujar John Herdman dinukil dari YouTube Antara TV Indonesia.
Dalam proses membangun kerangka tim, John Herdman memproyeksikan ajang Piala AFF 2026 sebagai sarana krusial untuk menyaring pemain. Turnamen tersebut bakal dimanfaatkan untuk memantau bakat-bakat muda potensial yang dapat menyokong masa depan tim nasional.
"Jadi, sekarang saya punya kesempatan melalui Piala AFF untuk menilai pemain domestik. Saya ingin memastikan bahwa saya memberi kesempatan kepada pemain muda di turnamen itu," jelas John Herdman.
"Jadi, saya tahu orang Indonesia ingin memenangkan Piala AFF, tetapi kemenangan harus dilakukan dengan cara yang benar."
"Kami perlu memberi kesempatan kepada pemain muda potensial yang menurut saya bisa membantu kami untuk Piala Dunia dan menjadi bagian dari grup itu, tetapi juga membantu kami untuk Piala Dunia 2030," ucapnya.
Uji Coba Kontra Negara Timur Tengah
Langkah strategis lain yang diambil Skuad Garuda adalah mengagendakan pertandingan uji coba internasional. Salah satu negara yang dipastikan menjadi lawan tanding adalah Oman pada agenda FIFA Matchday periode Juni 2026.
Pertandingan tersebut sengaja dipilih oleh John Herdman untuk menakar kekuatan armada miliknya kala bersua tim dari kawasan Timur Tengah. Hal ini krusial mengingat Qatar menjadi salah satu pesaing di fase grup nanti.
"Jadi, satu bagian adalah Piala AFF, menilai kumpulan pemain domestik untuk memahami pemain mana yang bisa membantu kami untuk Piala Asia 2027," ungkap John Herdman.
"Kemudian, di sisi lain, ada jendela Juni 2026, yang memberi kami kesempatan menghadapi Oman, yang merupakan negara Timur Tengah yang harus kami pelajari cara mengalahkannya. Itu satu hal."
"Kami perlu belajar bagaimana mengalahkan tim-tim tersebut dan mendominasi mereka," tutur John Herdman.