Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mulai merancang persiapan matang menjelang putaran final Piala Asia 2027 yang menempatkan Skuad Garuda di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Berdasarkan laporan dari Bola, armada Indonesia akan langsung bersua Jepang pada laga pembuka tanggal 11 Januari 2027.
Setelah menghadapi Jepang, Timnas Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Qatar pada 16 Januari 2027, kemudian diikuti laga kontra Thailand empat hari setelahnya. Herdman menegaskan bahwa membangun kekuatan tim nasional membutuhkan proses berkelanjutan dan perencanaan yang matang secara terbalik.
"Ya, persiapan adalah rekayasa balik. Pertama, saya harus memahami siapa saja kumpulan pemain yang akan ada," ujar John Herdman.
Langkah awal juru taktik asal Inggris tersebut adalah memantau potensi para pemain muda tanah air. Timnas Indonesia juga diagendakan melakoni pertandingan uji coba melawan Oman dan Mozambik pada agenda FIFA Matchday bulan Juni 2026 untuk mengukur kesiapan taktis tim.
"Jadi, satu bagian adalah Piala AFF, menilai kumpulan pemain domestik untuk memahami pemain mana yang bisa membantu kami untuk Piala Asia 2027," ungkap John Herdman.
Rangkaian uji coba ini dinilai krusial sebagai simulasi kompetisi resmi. Herdman memproyeksikan pertandingan melawan Oman sebagai sarana penting untuk memetakan kekuatan tim-tim asal kawasan Timur Tengah yang akan dihadapi di turnamen sesungguhnya.
"Kemudian, di sisi lain, ada jendela Juni 2026, yang memberi kami kesempatan menghadapi Oman, yang merupakan negara Timur Tengah yang harus kami pelajari cara mengalahkannya. Itu satu hal."
Melalui persiapan panjang ini, Herdman menargetkan Skuad Garuda tidak hanya sekadar tampil bertahan. Ia menginginkan anak asuhnya mampu mengimbangi performa tim-tim kuat Asia dan menerapkan dominasi permainan di lapangan.
"Kami perlu belajar bagaimana mengalahkan tim-tim tersebut dan mendominasi mereka," tutur John Herdman.
Dalam menyusun kerangka tim ini, sejumlah nama pemain telah masuk ke dalam daftar pantauan komprehensif pelatih. Sektor penjaga gawang diisi oleh Cahya Supriadi, Emil Audero, Maarten Paes, Muhamad Riyandi, dan Nadeo Argawinata.
Sementara itu, lini pertahanan diperkuat oleh kombinasi pemain lokal dan keturunan, yang meliputi Alfharezzi Buffon, Brian Fatari, Dony Tri Pamungkas, Elkan Baggott, Fajar Fathurrahman, Hokky Caraka, Jay Idzes, Justin Hubner, Kevin Diks, Muhammad Ferarri, Nathan Tjoe-A-On, Rizky Ridho, Saadil Ramdani, Sandy Walsh, Wahyu Prasetyo, serta Yance Sayuri.