Juventus dilaporkan tengah memantau perkembangan Jakub Kiwior, bek Arsenal yang saat ini bermain untuk FC Porto dengan status pinjaman. Penampilan apik pemain asal Polandia ini telah menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa.
Kiwior menunjukkan performa yang konsisten di lini pertahanan Porto sejak bergabung. Ia menjadi pemain reguler dan bagian penting dalam skema tim Portugal tersebut.
Manajemen Juventus telah mengirim pemandu bakat untuk memantau langsung perkembangan Kiwior. Menurut laporan media Italia, pemandu bakat Juventus menilai bahwa Kiwior, yang berusia 26 tahun, memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan lini belakang klub Turin.
Juventus memang sedang mencari opsi untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Beberapa pemain belakang mengalami penurunan performa, sehingga manajemen mencari alternatif baru untuk memberikan stabilitas.
Salah satu alasan ketertarikan Juventus adalah fleksibilitas Kiwior. Selain sebagai bek tengah, ia juga mampu bermain sebagai bek kiri dalam formasi tiga atau empat bek. Kemampuan adaptasi ini menjadi nilai tambah bagi tim yang ingin memiliki kedalaman skuad.
Kesepakatan peminjaman Kiwior dengan FC Porto mencakup opsi pembelian permanen senilai sekitar 25 juta euro. Jika Porto mengaktifkan klausul tersebut, mereka berpotensi mendapatkan keuntungan finansial dengan menjualnya kembali.
Meskipun Porto berpotensi menjadi pemilik penuh Kiwior, Arsenal tetap akan mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut karena adanya klausul pembagian keuntungan penjualan kembali dalam kesepakatan awal.
Perkembangan Kiwior di Porto menjadi kabar positif bagi Arsenal. Meskipun tidak masuk dalam rencana utama tim, performanya dapat meningkatkan nilai pasar sang pemain dan membuka peluang transfer yang menguntungkan di masa depan.
Juventus akan terus memantau situasi Kiwior sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. Klub berjuluk Bianconeri tersebut dikenal berhati-hati dalam menentukan target transfer, terutama untuk posisi krusial seperti lini pertahanan.